Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BEI Suspensi 50 Emiten Gegara Belum Bayar Listing Fee 2026, Cek Daftarnya!

        BEI Suspensi 50 Emiten Gegara Belum Bayar Listing Fee 2026, Cek Daftarnya! Kredit Foto: Annisa Nurfitri
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara perdagangan (suspensi) 50 emiten karena belum melunasi kewajiban pembayaran biaya pencatatan tahunan (annual listing fee) 2026.

        Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat, Teuku Fahmi Ariandar, menjelaskan bahwa hingga 14 Februari 2026 yang merupakan batas akhir pembayaran denda keterlambatan, masih terdapat puluhan perusahaan tercatat yang belum memenuhi kewajiban tersebut.

        "Berdasarkan pemantauan Bursa, hingga tanggal 14 Februari 2026 yang merupakan batas akhir pembayaran denda atas keterlambatan pembayaran biaya Pencatatan tahunan 2026, terdapat 50 Perusahaan Tercatat Saham yang belum melakukan pembayaran biaya Pencatatan tahunan 2026 dan/atau denda atas keterlambatan pembayaran," kata Teuku Fahmi.

        Dari total 50 emiten tersebut, sebanyak 39 perusahaan memang telah lebih dulu disuspensi. Artinya, terdapat 11 emiten baru yang kini turut dikenakan sanksi penghentian sementara perdagangan. 

        "Atas dasar hal tersebut di atas, Bursa memutuskan untuk melakukan suspensi efek terhadap 11 perusahaan tercatat di pasar reguler dan tunai sejak sesi I tanggal 18 Februari 2026 dan tetap melakukan suspensi efek untuk 39 perusahaan tercatat," ujar Fahmi. 

        Baca Juga: BEI Ungkap Shareholders Concentration List Bakal Beri Dampak ke Investor Asing

        Daftar Lengkap 50 Emiten yang Kena Suspensi:

        1. PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk (AKKU): Aktif
        2. PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY): Suspensi di Seluruh Pasar
        3. PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI): Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
        4. PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS): Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
        5. PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA): Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
        6. PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA): Suspensi di Seluruh Pasar
        7. PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS): Suspensi di Seluruh Pasar
        8. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL): Suspensi di Seluruh Pasar
        9. PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF): Suspensi di Seluruh Pasar
        10. PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY): Aktif
        11. PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI): Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
        12. PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL): Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
        13. PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK): Suspensi di Seluruh Pasar
        14. PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY): Suspensi di Seluruh Pasar
        15. PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA): Suspensi di Seluruh Pasar
        16. PT Fimperkasa Utama Tbk (FIMP): Suspensi di Seluruh Pasar
        17. PT Aksara Global Development Tbk (GAMA): Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
        18. PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO): Aktif
        19. PT HK Metals Utama Tbk (HKMU): Suspensi di Seluruh Pasar
        20. PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME): Suspensi di Seluruh Pasar
        21. PT Grand House Mulia Tbk (HOMI): Aktif
        22. PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL): Suspensi di Seluruh Pasar
        23. PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP): Suspensi di Seluruh Pasar
        24. PT Indofarma Tbk (INAF): Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
        25. PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS): Aktif
        26. PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE): Suspensi di Seluruh Pasar
        27. PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY): Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
        28. PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU): Suspensi di Seluruh Pasar
        29. PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI): Suspensi di Seluruh Pasar
        30. PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP): Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
        31. PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN): Suspensi di Seluruh Pasar
        32. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV): Aktif
        33. PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT): Suspensi di Seluruh Pasar
        34. PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA): Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
        35. PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN): Aktif
        36. PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL): Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
        37. PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL): Suspensi di Seluruh Pasar
        38. PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU): Aktif
        39. PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE): Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
        40. PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI): Aktif
        41. PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO): Suspensi di Seluruh Pasar
        42. PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE): Aktif
        43. PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID): Aktif
        44. PT Siwani Makmur Tbk (SIMA): Suspensi di Seluruh Pasar
        45. PT SMR Utama Tbk (SMRU): Suspensi di Seluruh Pasar
        46. PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT): Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
        47. PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH): Suspensi di Seluruh Pasar
        48. PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS): Suspensi di Seluruh Pasar
        49. PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM): Suspensi di Seluruh Pasar
        50. PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL): Suspensi di Seluruh Pasar

        Baca Juga: BEI Ungkap Saham Publik Lebih Besar, Manipulasi Saham Makin Sulit

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: