Kredit Foto: HUMI
PT GTS Internasional Tbk (GTSI) mengumumkan pengunduran diri I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara dari kursi Direktur Utama Perseroan dan Dira K. Mochtar sebagai Direktur.
"Pada tanggal 12 Februari 2026, Perseroan telah menerima surat permohonan pengunduran diri dari Bapak I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra selaku Direktur Utama Perseroan dan Bapak Dira K. Mochtar selaku Direktur Perseroan dengan alasan pertimbangan profesional," kata Sekretaris Perusahaan GTSI, Tuti Yuliyani.
Ari Askhara sendiri belum lama ini ditetapkan sebagai Direktur Utama PT Humpuss Maritim Internasional (HUMI). Pengangkatan tersebut telah disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu, 14 Januari 2026.
Tuti menjelaskan bahwa pengunduran diri tersebut baru akan efektif setelah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Februari 2026.
Baca Juga: Rekam Jejak Disorot! HUMI Bongkar Alasan Tunjuk Ari Askhara sebagai Dirut
"Sampai dengan RUPSLB dimaksud, pengurusan dan pengelolaan Perseroan untuk sementara waktu dilaksanakan oleh Dewan Komisaris, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa perubahan ini tidak disertai adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha emiten.
Sebagai informasi, Ari diangkat sebagai Direktur Utama GTSI berdasarkan RUPSLB pada 23 April 2025. Ia meraih gelar sarjana Ekonomi pada 1994 dan kemudian memperoleh gelar Magister Administrasi Bisnis Internasional dari Universitas Indonesia. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menduduki posisi strategis sebagai Direktur Keuangan di Petrosand Indonesia serta Direktur Keuangan di Pelindo III.
Baca Juga: Jual Seluruh Saham Humpuss Intermoda, Tommy Soeharto Raup Rp288,9 Miliar
Sementara itu, Dira K. Mochtar juga diangkat sebagai Direktur berdasarkan RUPSLB pada 23 April 2025. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana Administrasi Bisnis di Oklahoma City University pada 1990, lalu meraih gelar Magister Administrasi Bisnis dari universitas yang sama pada 1991.
Dira memiliki pengalaman sebagai Komisaris Utama PT Bintang Mas Petroleum, distributor tunggal dua produk utama, High Speed Diesel (HSD) dan Marine Fuel Oil (MFO) yang dipasok Beyond Petroleum Company berbasis di Singapura. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Komisaris di PT Petro Inovasi Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri