Kredit Foto: Azka Elfriza
PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menilai rendahnya penetrasi asuransi di Indonesia masih menyimpan ruang pertumbuhan premi yang besar, terutama dari kelompok usia produktif generasi Z dan milenial. Penilaian tersebut didasarkan pada struktur demografi nasional yang didominasi usia muda, sementara kepemilikan polis asuransi masih terbatas.
Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen, mengatakan pasar generasi muda menjadi fokus strategis perusahaan karena tingkat proteksi asuransi di kelompok tersebut belum sebanding dengan besarnya populasi. Kondisi ini dinilai berpengaruh terhadap ketahanan finansial rumah tangga dalam jangka panjang.
“Gen Z dan milenial itu masih sangat besar karena populasi kita besarnya di antara anak-anak muda. Karena itulah kami membuat riset ini agar bisa lebih paham dan mendesain produk yang relevan untuk anak-anak muda,” ujar Karin.
Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) tahun 2023, jumlah pemilik polis individu di Indonesia tercatat sekitar 21 juta orang. Angka tersebut menunjukkan tingkat kepemilikan asuransi jiwa masih relatif rendah jika dibandingkan dengan total populasi nasional.
“Ini data dari AAJI 2023, kalau saya tidak salah ingat sekitar 21 juta pemilik individu polis di Indonesia,” ujar Karin.
Menurut dia, kesenjangan antara besarnya populasi usia produktif dan rendahnya kepemilikan asuransi menjadi sinyal penting bagi industri untuk memperluas inklusi proteksi keuangan. Generasi Z dan milenial dinilai memiliki peran krusial dalam menopang pertumbuhan industri asuransi ke depan, sekaligus memperkuat stabilitas keuangan jangka panjang.
“Market ini seberapa penting? Penting sekali bagi kami, karena kami melihat masih banyak masyarakat di Indonesia yang belum memiliki proteksi asuransi,” tuturnya.
Prudential Indonesia menilai upaya meningkatkan penetrasi asuransi di kalangan generasi muda tidak hanya berdampak pada pertumbuhan premi, tetapi juga pada peningkatan literasi dan perencanaan keuangan masyarakat. Perusahaan menyebut pendekatan berbasis riset diperlukan agar produk dan layanan yang ditawarkan selaras dengan kebutuhan dan kemampuan finansial kelompok usia produktif.
Dalam konteks tersebut, Prudential Indonesia memperkenalkan produk asuransi yang menyasar usia produktif, salah satunya PRUMapan. Produk ini menawarkan premi tahunan mulai Rp2,2 juta untuk nasabah usia 19–29 tahun dan Rp4,4 juta untuk usia 30–45 tahun, dengan sejumlah manfaat seperti dana dengan jaminan hingga 5,8 kali premi tahunan, masa pertanggungan hingga usia 75 tahun, serta perlindungan risiko meninggal dunia dengan tambahan manfaat kecelakaan hingga Rp2 miliar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri