Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Israel Serang Lebanon Setelah Hezbollah Luncurkan Rudal Balasan atas Tewasnya Ali Khamenei

        Israel Serang Lebanon Setelah Hezbollah Luncurkan Rudal Balasan atas Tewasnya Ali Khamenei Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Militer Israel mengumumkan telah melancarkan serangan terhadap target kelompok militan Hezbollah di Lebanon. Hal ini menyusul serangan kelompok tersebut meluncurkan ke Tel Aviv.

        Israel Defense Forces (IDF) menyatakan pihaknya tidak akan membiarkan siapapun menjadi ancaman dari Israel. Menurutnya, pihaknya hanya memberikan serangan balasan terhadap serangan dari Hezbollah.

        Baca Juga: 9 Kapal Perang Lenyap, Amerika Serikat (AS) Klaim Sudah Hancurkan Angkatan Laut Iran

        “IDF akan bertindak terhadap keputusan mereka untuk bergabung dalam kampanye ini dan tidak akan membiarkan organisasi tersebut menjadi ancaman bagi Israel,” kata Israel, dikutip dari Reuters.

        Ledakan sendiri dilaporkan terdengar di Beirut, Lebanon. Serangan Israel menghantam sejumlah target yang diduga terkait dengan Hezbollah. Serangan itu disebut sebagai respons terhadap aksi balasan setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi IranAyatollah Ali Khamenei.

        Hezbollah sendiri mengonfirmasi telah meluncurkan serangan rudal dan drone ke Israel. Kelompok tersebut menyebut aksi itu sebagai respons atas pembunuhan sosok dari Khamenei oleh Israel.

        “Kepemimpinan perlawanan selalu menegaskan bahwa kelanjutan serangan mereka dan pembunuhan terhadap para pemimpin, pemuda dan rakyat kami memberi kami hak untuk membela diri dan merespons pada waktu serta tempat yang tepat,” kata Hezbollah.

        Sebelumnya, Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran di Sabtu (28/2/2026). Operasi tersebut dilaporkan menargetkan fasilitas militer strategis serta sejumlah tokoh penting negara itu.

        Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyatakan operasi tersebut bertujuan menghancurkan kemampuan rudal serta melemahkan kekuatan militer dari Iran. Serangannya sendiri menewaskan sejumlah elite politik dan militer, termasuk Ayatollah Ali Khamenei.

        Baca Juga: Amerika Serikat (AS) Klaim Akan Segera Berunding Dengan Pemimpin Baru Iran

        Iran dan kelompok sekutunya kini meningkatkan tekanan militer terhadap Israel. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa konflik dapat berkembang menjadi perang regional yang lebih luas di Timur Tengah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: