Kredit Foto: PTPP
PT PP (Persero) Tbk (PTPP) memperkuat implementasi Good Corporate Governance (GCG) sebagai strategi menjaga pertumbuhan usaha yang sehat dan berkelanjutan di tengah kompleksitas industri konstruksi.
Perusahaan terbuka dan BUMN konstruksi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia tersebut mengoptimalkan berbagai instrumen tata kelola, termasuk Whistleblowing System (WBS), untuk memastikan integritas, transparansi, dan kepatuhan berjalan konsisten di seluruh organisasi.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyatakan penguatan GCG menjadi strategi jangka panjang dalam menjaga reputasi dan kepercayaan pemangku kepentingan.
“Bagi PTPP, tata kelola perusahaan yang baik merupakan fondasi dalam menjalankan bisnis secara bertanggung jawab. Kami memastikan setiap proses bisnis dijalankan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta integritas yang kuat demi mendukung keberlanjutan perusahaan,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Manajemen menegaskan penguatan WBS dilakukan untuk memastikan mekanisme pelaporan berjalan efektif serta mendukung budaya kepatuhan yang berkelanjutan. Sistem tersebut dirancang sebagai bagian dari pengendalian internal guna mencegah pelanggaran dan meningkatkan akuntabilitas di seluruh lini usaha.
Dengan portofolio proyek strategis nasional dan cakupan bisnis yang luas, PTPP menempatkan GCG sebagai bagian integral dari strategi bisnis. Perseroan menyatakan tata kelola yang disiplin diperlukan untuk menjaga stabilitas operasional, memperkuat daya saing, serta memastikan keberlanjutan usaha.
Baca Juga: PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp2,76 Triliun hingga Januari 2026, Melonjak 120,8%
Baca Juga: PTPP Dorong Efisiensi Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi Bekasi
Baca Juga: PTPP Rampungkan Proyek UIN Malang Tahap II Senilai Rp674,66 Miliar
Konsistensi penerapan GCG tersebut mendapat pengakuan dari sejumlah lembaga independen. PTPP meraih Top GCG Award dari The Iconomics atas implementasi tata kelola yang dinilai konsisten dan progresif. Perseroan juga menerima penghargaan dalam ajang Indonesia GCG Award dari Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD), serta pengakuan atas keterbukaan informasi dan kepatuhan sebagai perusahaan tercatat dari Bursa Efek Indonesia.
Manajemen menyebut penghargaan tersebut mencerminkan penerapan prinsip transparansi, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dalam pengelolaan perusahaan. PTPP menyatakan penguatan GCG akan terus dilakukan sebagai bagian dari transformasi korporasi dan pengelolaan risiko di sektor konstruksi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: