Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mudik Lebaran Dongkrak Bisnis Asuransi Travel dan Kendaraan Zurich

        Mudik Lebaran Dongkrak Bisnis Asuransi Travel dan Kendaraan Zurich Kredit Foto: Azka Elfriza
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk menilai momentum Ramadan dan Lebaran mendorong peningkatan bisnis asuransi perjalanan (travel insurance) dan kendaraan bermotor di Indonesia.

        Country Manager & CEO Zurich Asuransi Indonesia Edhi Tjahja Negara mengatakan bahwa perusahaan memperkirakan akan terjadi peningkatan penjualan produk asuransi menjelang Lebaran, terutama dari dua lini bisnis utama, yakni asuransi perjalanan dan asuransi kendaraan yang didukung karena adanya lonjakan mobilitas.

        “Yang pertama untuk momen Lebaran. Sejauh ini secara data kita memang expect akan ada peningkatan penjualan,” ujar Edhi dalam agenda Media Gathering di Jakarta, Senin (9/3/2026).

        Merinci, ada dua lini bisnis yang diproyeksikan akan mencatat pertumbuhan paling signifikan yakni travel insurance dan motor vehicle insurance.

        “Ada dua lini bisnis yang optimal. Yang pertama dari lini bisnis travel insurance dan yang kedua dari lini bisnis motor vehicle. Karena kami juga punya kerja sama dengan multifinance. Dan setiap kali menjelang Lebaran adalah bisnis yang puncak ibarat penjualan itu,” kata Edhi.

        Edhi mengatakan bahwa penjualan kendaraan roda dua ataupun roda empat meningkat seiring dengan momentum Lebaran. Biasanya, pembelian kendaraan diiringi dengan perlindungan asuransi yang mana menjadi pendorong pertumbuhan produk.

        “Dan itu secara otomatis akan meningkatkan penjualan produk-produk kendaraan roda empat, roda dua dan juga travel,” ujarnya.

        Di sisi lain, peningkatan mobilitas juga berpotensi untuk memicu kenaikan klaim asuransi karena musim mudik menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko kecelakaan maupun gangguan perjalanan.

        “Dan tentu juga bersama dengan itu peningkatan klaim. Karena akan ada peningkatan lalu lintas,” katanya.

        Berdasarkan data, jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan pada periode tersebut dapat mencapai sekitar 143 juta orang.

        “Potensinya kan kalau kita lihat data Indonesia itu hampir 143 juta benar-benar kita melakukan pergerakan selama momen Lebaran itu,” ujar Edhi.

        Baca Juga: Asuransi untuk Teknologi AI Resmi Diluncurkan, Nilai Perlindungan Capai US$15 Juta

        Sebagai antisipasi peningkatan risiko tersebut, perusahaan telah menyiapkan program perlindungan tambahan bagi nasabah selama periode mudik.

        “Jadi untuk momen kali ini kami juga membawa special program yang kita sebut dengan ada Personal Accident (PA) secara free. Jadi ada peningkatan bisnis, peningkatan klaim tapi sudah sesuai dengan ekspektasi kami,” kata Edhi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: