Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Orang Dekat Trump: Dengan Perang Melawan Iran Kita Bakal Dapat Untung Besar

        Orang Dekat Trump: Dengan Perang Melawan Iran Kita Bakal Dapat Untung Besar Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Lindsey Graham, menuai sorotan setelah menyatakan bahwa perang melawan Iran dapat membawa keuntungan besar mengeruk cadangan minyak.

        Graham selama ini memang dikenal sebagai politisi yang getol mendorong intervensi militer AS dan menjatuhkan rezim di Iran, meski upaya itu memerlukan biaya besar.

        "Ketika rezim ini jatuh, kita akan memiliki Timur Tengah yang baru, dan kita akan menghasilkan banyak uang," kata Graham dikutip dari Fox News.

        Pernyataan tersebut memicu kontroversi karena dianggap mengisyaratkan bahwa konflik militer terhadap Iran juga terkait dengan kepentingan sumber daya energi.

        Graham, yang dikenal sebagai orang dekat Presiden AS Donald Trump dan pendukung kuat Israel, juga menyinggung cadangan minyak global ketika membahas konflik tersebut.

        Ia menyebut bahwa Iran dan Venezuela adalah negara yang memiliki sekitar 31 persen cadangan minyak dunia.

        "Venezuela dan Iran memiliki 31 persen cadangan minyak dunia. Kita akan memiliki kemitraan dengan 31 persen cadangan yang diketahui. Ini mimpi buruk bagi China. Ini investasi yang bagus," kata Graham.

        Pernyataan itu memicu respons keras dari pemerintah Iran. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menuduh Amerika Serikat ingin menguasai sumber daya minyak negaranya.

        "Tujuan mereka jelas, mereka ingin memecah negara kami untuk secara ilegal mengambil kekayaan minyak kami,” kata Baghaei.

        Graham juga memperingatkan bahwa serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Tehran akan meningkat dalam dua minggu ke depan.

        Ia bahkan menyatakan bahwa AS akan memberikan pukulan militer besar terhadap Iran dan memastikan tidak ada lagi ancaman terhadap jalur energi global di Selat Hormuz.

        "Rezim ini sedang menuju akhir. Mereka akan bertekuk lutut dan akhirnya jatuh. Ketika itu terjadi, kita akan mendapatkan perdamaian dan kemakmuran yang belum pernah terjadi sebelumnya," tambahnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: