Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Pemerintah menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengantisipasi potensi hujan ekstrem yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik Lebaran 2026, terutama di sejumlah jalur transportasi yang rawan terdampak bencana hidrometeorologi.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Budaya Pratikno mengatakan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi di sejumlah wilayah, selama periode mudik lebaran.
Perkiraan cuaca ekstrem berpotensi di wilayah pantai selatan, Sulawesi, hingga Papua.
Salah satu penyebabnya adalah kemunculan bibit siklon yang memicu curah hujan tinggi akhir-akhir ini.
Salah satu langkah yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi risiko cuaca ekstrem adalah dengan menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), yang dikoordinasikan oleh BMKG dan Badan Penanggulangan Bencana (BNPB), serta sejumlah pemerintah provinsi yang turut mendukung operasi tersebut.
"Operasi Modifikasi Cuaca terus dilangsungkan sesuai dengan kebutuhan," ungkapnya dalam Konferensi Pers Update PHTC dan Kesiapan Mudik Lebaran di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (11/3/2026).
Dengan berbagai langkah antisipasi, pemerintah berharap arus mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman dan lancar meskipun masih berada dalam periode musim hujan. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus