Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kolaborasi Strategis Perkuat Ekosistem Digital Berbasis Teknologi

        Kolaborasi Strategis Perkuat Ekosistem Digital Berbasis Teknologi Kredit Foto: Cloudera
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan langkah penting dalam memperkuat ekosistem digital Indonesia.

        Untuk itu, Kementerian Ekraf menjajaki kerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI), Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), serta Badan Ekosistem Digital KADIN Indonesia dalam rangka pengembangan ekonomi kreatif.

        Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Ekraf saat pertemuan dengan para pemangku kepentingan di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, beberapa waktu lalu.

        “Sehingga kolaborasi dapat mendukung ekosistem berbasis teknologi, baik yang erat kaitan dengan talenta, akses pasar, skema pendanaan, dan masih banyak hal lain yang sebetulnya banyak membantu Pemerintah. Penjajakan kolaborasi hari ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia,” ucap Menteri Ekraf, dikutip dari siaran pers Kemenekraf, Jumat (27/3). 

        Pertemuan ini menjadi ruang diskusi strategis untuk menyelaraskan program pemerintah dengan inisiatif industri dalam mendorong pertumbuhan talenta digital, inovasi teknologi, dan penguatan ekosistem.

        Dalam kesempatan itu, Menteri Ekraf juga memaparkan 8 ASTA EKRAF yang mencakup Ekraf Data, Ekraf Bijak, Talenta Ekraf, Infra Ekraf, Sinergi Ekraf, Pasar Ekraf, Dana Ekraf dan Ekraf Kaya.

        “Dari program ini, kita bisa pilih mau kolaborasi dari yang mana, kebijakan serta regulasi yang berpihak pada ekosistem, pengembangan talenta, atau penguatan komersialisasi (pembiayaan) berbasis kekayaan intelektual. Dengan demikian produk dan karya kreatif berbasis teknologi berkembang dari lokal jadi nasional, bahkan go global,” jelas Menteri Ekraf.

        Perwakilan asosiasi digital juga memaparkan sejumlah inisiatif untuk memperkuat ekosistem teknologi di Indonesia, termasuk penguatan keamanan siber, pengembangan talenta digital, hingga penyelarasan kolaborasi lintas sektor yang mendukung inovasi berkelanjutan.

        Baca Juga: Ekonomi Tangguh, Indonesia Kokoh Hadapi Tantangan Global

        Baca Juga: Budaya Kuat Jadi Fondasi Hilirisasi Ekonomi Kreatif

        “Kami membentuk APTIKNAS itu untuk membangun masa depan industri digital Indonesia. Digitalisasi memang memberikan kemudahan, tetapi sisi lain juga membuka potensi risiko seperti penipuan dan kejahatan digital. Jadi, kita harus membangun keamanan siber dan kepercayaan digital untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia,” ungkap Ketua Umum APTIKNAS, Soegiharto Santoso (Hoky).

        Pembahasan berlanjut dengan penjajakan potensi sinergi program dari tiap Direktorat Kementerian Ekraf dalam pengembangan talenta digital, peningkatan kapasitas industri teknologi keamanan siber, serta penguatan kolaborasi lintas sektor yang mendukung transformasi digital nasional. Selain itu, pihak ADIGSI juga fokus menyoroti pengembangan kompetensi SDM melalui literasi keamanan digital dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: