Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Usai Loncat 4,42%, Simak Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham Kamis (9/4)

        Usai Loncat 4,42%, Simak Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham Kamis (9/4) Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan secara terbatas pada perdagangan Kamis, 9 April 2026. Sebelumnya, IHSG ditutup melonjak signifikan sebesar 4,42% ke level 7.279,2.

        Penguatan ini didorong oleh sentimen positif global setelah kabar gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang meredakan tensi geopolitik.

        Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menyatakan bahwa sentimen tersebut turut mengerek mayoritas bursa Asia dan Eropa, serta mendorong lonjakan pada futures Wall Street. Di sisi lain, harga minyak justru mengalami koreksi tajam, dengan WTI turun ke kisaran US$95 per barel dan Brent ke US$94 per barel.

        Dari dalam negeri, cadangan devisa Indonesia tercatat menurun menjadi US$148,2 miliar pada Maret 2026, seiring langkah stabilisasi nilai tukar rupiah oleh Bank Indonesia. Sementara itu, FTSE Russell tetap mempertahankan status Indonesia sebagai secondary emerging market.

        "Secara teknikal, IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan secara terbatas dengan support di level 7.200 dan resistance di 7.300, namun pergerakan ini masih dikategorikan sebagai technical rebound di tengah ketidakpastian global," kata Reza dalam risetnya.

        Baca Juga: Net Buy Rp632,88 Miliar, Asing Keciduk Incar Saham-saham Ini

        Baca Juga: Sudah Turun 19%, Saham BBCA Diproyeksi Bangkit

        Rekomendasi Saham Hari Ini

        Berdasarkan proyeksi IHSG, analis merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati:

        PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) – Buy

        BUVA mengindikasikan reversal jangka pendek dengan breakout area neckline 1.110, didukung perbaikan momentum. Selama bertahan di atas area tersebut, potensi kenaikan terbuka menuju 1.265–1.320.

        PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) – Buy

        Mengindikasikan reversal jangka pendek dengan pola rounding bottom dan berhasil breakout area neckline 4.010. Selama bertahan di atas area tersebut, potensi kenaikan terbuka menuju 4.390–4.510.

        PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) – Buy

        Mengindikasikan reversal jangka pendek setelah breakout dari area konsolidasi 274, didukung peningkatan momentum. Selama bertahan di atas area tersebut, peluang kenaikan terbuka menuju 322 hingga 358.

        PT Acset Indonusa Tbk (ACST) – Sell

        Pergerakan masih dalam tren menurun dan telah breakdown dari area konsolidasi sebelumnya, mengindikasikan tekanan jual yang berlanjut. Saat ini harga mendekati area support 79, dengan potensi pelemahan lanjutan. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Disclaimer: Keputusan untuk melakukan aksi jual atau beli saham sepenuhnya ada di tangan pembaca. Segala risiko kerugian dari setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab pembaca.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: