Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Isu IPO Anak Usaha Mencuat, Grup Bakrie (DEWA) Buka Suara!

        Isu IPO Anak Usaha Mencuat, Grup Bakrie (DEWA) Buka Suara! Kredit Foto: Darma Henwa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Darma Henwa Tbk (DEWA) akhirnya angkat bicara terkait kabar rencana initial public offering (IPO) anak usahanya, PT Gayo Mineral Resources (GMR).

        "Sehubungan dengan pemberitaan mengenai rencana IPO anak usaha Perseroan, PT Gayo Mineral Resources (GMR), Perseroan dapat menyampaikan bahwa GMR saat ini masih dalam tahap eksplorasi," kata Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan DEWA, Mukson Arif Rosyidi.

        Ia menjelaskan, pengembangan GMR menuju tahap komersial merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan. Namun, seluruh rencana tersebut masih dalam proses kajian internal, termasuk kebutuhan investasi serta skema pendanaan yang paling tepat.

        Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah IPO, meski bukan satu-satunya pilihan. Perseroan menilai bahwa kebutuhan dana untuk mengembangkan GMR ke depan akan cukup besar, sehingga membuka peluang untuk mencari pendanaan eksternal.

        "Perseroan memperkirakan akan ada kebutuhan investasi yang besar dan mempertimbangkan kebutuhan pendanaan eksternal. Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan mengkaji sejumlah opsi sumber pendanaan yang tersedia namun tidak terbatas pada IPO," ujar Mukson.

        Meski demikian, DEWA menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final terkait pelaksanaan IPO GMR, termasuk target waktu realisasinya. Seluruh opsi masih dalam tahap evaluasi dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang relevan.

        Baca Juga: Terbang 7.697%, Laba Emiten Grup Bakrie (DEWA) Tembus Rp4,3 Triliun di 2025!

        Baca Juga: BEI Catat 15 Perusahaan Masuk Pipeline IPO hingga per 10 April 2026

        Terkait operasional, GMR saat ini masih menjalankan kegiatan eksplorasi emas dan tembaga di Aceh sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, dengan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku.

        "Sampai dengan tanggal penyampaian surat ini, tidak terdapat informasi atau kejadian material lainnya yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan maupun harga saham Perseroan," tutup Mukson.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: