Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Respons Keputusan MSCI, BEI: Empat Proposal Reformasi Sudah Diakui

        Respons Keputusan MSCI, BEI: Empat Proposal Reformasi Sudah Diakui Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons pengumuman terbaru yang disampaikan oleh Penyedia indeks saham global, Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait hasil tinjauan indeks terhadap pasar saham Indonesia.

        Pejabat sementara (PJs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyampaikan bahwa bursa sebelumnya telah melakukan pertemuan langsung dengan MSCI pada 16 April 2026 untuk membahas sejumlah langkah penguatan struktur pasar modal domestik.

        MSCI bahkan telah mengakui (acknowledge) proposal yang diajukan oleh Bursa sebelumnya sebagai bagian dari proses evaluasi. 

        "Kami mengapresiasi bahwa 4 proposal yang telah kami deliver di-acknowledge oleh MSCI," kata Jeffrey kepada wartawan Selasa (21/4/2024).

        Jeffrey menegaskan komunikasi dengan penyedia indeks global akan terus dilakukan guna memastikan reformasi pasar berjalan sejalan dengan standar internasional. 

        Selain itu, bursa juga akan memperluas dialog dengan investor global untuk menghimpun masukan terkait penguatan ekosistem pasar modal nasional.

        "Kami akan terus berkomunikasi dengan investor global untuk memperoleh masukan untuk penguatan pasar modal ke depan," pungkas dia.

        Sebelumnya MSCI memutuskan untuk kembali membekukan saham Indonesia dalam rebalancing indeks Mei 2026. Langkah ini diambil seiring masih berlangsungnya evaluasi atas reformasi transparansi pasar modal Indonesia. 

        Dalam pernyataan resminya pada Senin (20/4/2026), MSCI menegaskan bahwa belum ada penambahan saham Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Indexes pada periode review kali ini.

        Baca Juga: MSCI Kembali Bekukan Rebalancing Indeks Saham Indonesia, Tunggu Evaluasi Reformasi Pasar

        Baca Juga: IHSG Selasa (21/4) Dibuka Lesu ke Level 7.560 Susul Keputusan MSCI

        Baca Juga: Kebijakan Transparansi Bursa Dinilai Penuhi Ekspektasi MSCI dan Investor Global

        Artinya, sejumlah aspek penting juga belum mengalami perubahan, mulai dari tidak adanya kenaikan foreign inclusion factor (FIF), tidak ada penyesuaian number of share, hingga belum ada peningkatan klasifikasi dalam kategori indeks.

        Keputusan ini sekaligus menunda rebalancing konstituen saham Indonesia. MSCI memilih menahan diri sembari memastikan bahwa kebijakan baru yang diterapkan benar-benar konsisten dan efektif dalam jangka panjang.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: