Kredit Foto: Ist
Program Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (Amanah) resmi diluncurkan kembali di Aceh melalui agenda relaunching yang dihadiri ratusan peserta dari kalangan pemuda, komunitas, akademisi, dan pemangku kepentingan. Peluncuran ulang ini diarahkan untuk memperkuat peran generasi muda sebagai penggerak ekonomi daerah melalui peningkatan kapasitas dan kolaborasi lintas sektor.
Kegiatan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi peserta yang memenuhi lokasi acara. Relaunching AMANAH difokuskan pada perluasan akses pengembangan diri pemuda melalui pelatihan kepemimpinan, kewirausahaan, dan penguatan literasi digital.
Ketua Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (Amanah), Syaifullah Muhammad, mengatakan organisasi tersebut disiapkan sebagai ruang tumbuh bagi generasi muda Aceh.
“Amanah Aceh hadir sebagai ruang tumbuh bagi pemuda untuk mengembangkan potensi diri secara maksimal. Kami ingin memastikan setiap anak muda memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Aceh,” ujar Syaifullah, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Menurut dia, relaunching juga menjadi momentum memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak agar program berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan komunitas menjadi kunci agar program ini benar-benar berdampak luas dan berkelanjutan,” kata Syaifullah.
Program Amanah dirancang lebih adaptif terhadap kebutuhan pemuda saat ini. Pendekatan baru menitikberatkan pada kolaborasi, pemanfaatan teknologi, dan program berbasis kebutuhan riil di lapangan agar mampu menjangkau peserta lebih luas.
Dalam rangkaian acara, panitia juga menampilkan karya kreatif pemuda Aceh melalui pameran produk, pertunjukan seni, serta sesi berbagi inspirasi dari tokoh muda. Agenda tersebut menjadi ruang promosi talenta sekaligus menunjukkan potensi ekonomi kreatif yang berkembang di daerah.
Peluncuran ulang Amanah dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia muda yang kompetitif. Penguatan kapasitas pemuda diharapkan mendorong lahirnya pelaku usaha baru, peningkatan inovasi, dan perluasan kontribusi generasi muda terhadap pertumbuhan ekonomi Aceh.
Dengan fokus pada kewirausahaan dan literasi digital, Amanah menempatkan pemuda sebagai aktor utama pembangunan daerah. Program ini sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan talenta muda agar lebih siap menghadapi persaingan kerja dan peluang usaha di masa depan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: