Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Menhub Evaluasi Proyek Double Track Buntut dari Kecelakaan KA di Bekasi Timur

        Menhub Evaluasi Proyek Double Track Buntut dari Kecelakaan KA di Bekasi Timur Kredit Foto: Dwi Aditya Putra
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap layanan perkeretaapian nasional, termasuk proyek jalur rel ganda atau double-double track (DDT), menyusul kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Bekasi.

        “Sebagai bagian dari evaluasi kami, jalur rel ganda atau double-double track (DDT) itu juga akan dievaluasi. Termasuk mengenai elektrifikasi. Itu sudah menjadi bagian dari evaluasi kami terhadap layanan kereta api, khususnya KRL,” kata Dudy di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

        Pemerintah bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah merencanakan pembangunan jalur DDT dari Stasiun Manggarai hingga Stasiun Cikarang yang akan melintasi Stasiun Bekasi Timur.

        Namun, hingga saat ini pembangunan DDT diketahui belum mencapai wilayah Bekasi. Jika proyek tersebut rampung hingga Cikarang, jalur kereta api jarak jauh dan KRL nantinya akan dipisahkan untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran operasional.

        Dudy menambahkan, insiden kecelakaan kereta api ini menjadi momentum penting bagi pemerintah dan KAI untuk melakukan pembenahan menyeluruh, baik dari sisi sarana, prasarana, maupun sistem operasional.

        “Kita harus memberikan rasa aman dan nyaman, tetapi yang paling utama adalah memberikan keselamatan kepada penumpang,” ujarnya.

        Baca Juga: Kemenhub Dukung Langkah Investigasi Insiden Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

        Baca Juga: Menhub Bakal Evaluasi Pengelola Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

        Baca Juga: Menhub Gercep Turun Tangan saat Layanan KA Terganggu

        Sebelumnya, Dudy juga melakukan evaluasi terhadap pengelola Green SM Indonesia menyusul kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur.

        Ia mengaku telah menginstruksikan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat untuk bertemu langsung dengan operator taksi yang kendaraannya diduga terlibat dalam rangkaian awal insiden tersebut.

        “Tadi saya sudah meminta Dirjen Perhubungan Darat untuk bertemu dengan pengelola taksi hijau tersebut guna melakukan evaluasi. Mudah-mudahan kalau jadi, hari ini juga dilakukan,” kata Dudy.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: