- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Elnusa (ELSA) Raup Laba Rp190 Miliar di Kuartal I 2026, Arus Kas Melonjak 267%
Kredit Foto: Elnusa
PT Elnusa Tbk (ELSA) menunjukkan ketahanan kinerja pada kuartal I 2026 di tengah dinamika industri energi yang masih fluktuatif. Dengan fokus pada kualitas pendapatan dan penguatan arus kas, Perseroan berhasil menjaga profitabilitas sekaligus memperkuat fondasi keuangan untuk pertumbuhan jangka panjang.
Elnusa mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp3,6 triliun pada periode ini. Laba bersih tercatat Rp190 miliar atau tumbuh 2% secara tahunan (YoY).
Kinerja tersebut turut diiringi peningkatan Net Profit Margin menjadi 5,2%, mencerminkan disiplin dalam pengelolaan biaya serta perbaikan kualitas margin. Sementara itu, EBITDA mencapai Rp423 miliar, naik 7% YoY yang menunjukkan efisiensi operasional semakin terjaga.
Salah satu sorotan utama kinerja kuartal ini adalah lonjakan arus kas operasi (CFO) yang mencapai Rp1,04 triliun atau tumbuh 267% YoY.
Posisi kas juga menguat menjadi Rp3,39 triliun per akhir Maret 2026, meningkat 15% YoY. Kondisi ini memberikan fleksibilitas lebih besar bagi perusahaan dalam menjaga likuiditas sekaligus membuka ruang untuk ekspansi secara selektif.
Dari sisi portofolio bisnis, segmen distribusi dan logistik energi masih menjadi penopang utama dengan kontribusi sebesar 64% terhadap total pendapatan.
Disusul oleh jasa hulu migas terintegrasi sebesar 28% serta jasa penunjang migas sebesar 8%. Komposisi ini mencerminkan model bisnis yang terdiversifikasi, sehingga mampu meredam dampak fluktuasi siklus industri energi.
“Kami melihat Q1 2026 sebagai fondasi yang baik, terutama dari sisi arus kas dan efisiensi operasional. Ke depan, disiplin finansial dan selektivitas investasi menjadi kunci untuk memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Direktur Keuangan Elnusa, Nelwin Aldriansyah.
Baca Juga: Elnusa Targetkan Operasi hingga 25%, Perkuat Teknologi Garap Lapangan Marginal
Pada sisi neraca, total aset Perseroan tercatat sebesar Rp11,0 triliun hingga akhir Maret 2026, tumbuh 1% secara year-to-date (YtD). Ekuitas juga meningkat menjadi Rp5,5 triliun atau naik 4% (YtD).
Dengan likuiditas yang kuat, fundamental yang solid, serta strategi investasi yang terukur, Elnusa optimistis mampu menavigasi tantangan industri energi sepanjang 2026, sekaligus terus menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham dan mendukung ketahanan energi nasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: