BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Peran Ekonomi Lewat Perlindungan Pekerja
Kredit Foto: Azka Elfriza
Pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan mulai mendorong transformasi peran dari sekadar penyalur perlindungan sosial menjadi penggerak ekonomi berbasis jaminan sosial.
Melalui Paritrana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Award 2025, pemerintah memberikan apresiasi kepada pelaku usaha dan pemerintah daerah yang berhasil memperluas cakupan perlindungan pekerja, khususnya kelompok rentan dan informal.
Tahun ini, ajang yang mengusung tema “Bergerak Bersama Wujudkan Pekerja Indonesia Sejahtera” tersebut menjadi momentum strategis untuk mendorong sinergi lintas sektor guna mewujudkan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ).
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, mengatakan perlindungan pekerja merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi. Menurut dia, tanpa perlindungan yang memadai, risiko kecelakaan kerja hingga kematian dapat memicu kemiskinan baru dalam keluarga pekerja.
“Hadirnya jaminan sosial ketenagakerjaan memastikan keluarga pekerja tetap dapat melanjutkan kehidupan secara layak,” ujarnya saat ditemui dalam acara tersebut, Jumat (8/5/2026).
Pemerintah diketahui menargetkan cakupan perlindungan mencapai 99,5% pekerja Indonesia, termasuk pekerja miskin, miskin ekstrem, dan rentan.
Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 47,7 juta pekerja telah terlindungi. Sebanyak 6,7 juta di antaranya memperoleh perlindungan melalui pembiayaan APBD, APBDes, dan Dana Bagi Hasil (DBH) dari target 10 juta pekerja rentan.
Skema tersebut dinilai menunjukkan mulai bergesernya pola belanja pemerintah daerah menuju model perlindungan yang lebih preventif.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, mengatakan perlindungan pekerja harus menjadi tanggung jawab bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, hingga komunitas sosial.
“Hal ini menunjukkan pentingnya sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan Kerja 2026, Cek Posisi dan Cara Daftarnya di Sini!
Baca Juga: Layanan BPJS Kesehatan Kini Bisa Diakses 24 Jam Lewat WhatsApp
Dari sisi ekonomi daerah, perluasan perlindungan pekerja dinilai mampu meningkatkan produktivitas dan ketahanan ekonomi. Daerah dengan tingkat perlindungan pekerja yang tinggi dinilai memiliki risiko sosial lebih rendah ketika terjadi gejolak ekonomi, sekaligus berpotensi meningkatkan kepastian iklim usaha.
Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan memperkuat strategi 3C, yakni coverage, care, dan credibility. Pada aspek coverage, cakupan perlindungan diperluas melalui pendekatan berbasis komunitas dan ekosistem. Pada aspek care, BPJS memastikan kualitas layanan dan manfaat program dapat dirasakan secara cepat oleh peserta. Sementara pada aspek credibility, penguatan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas terus dilakukan guna menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Daftar Penerima Penghargaan
Pemerintah Provinsi
- Banten
- Kalimantan Timur
- Papua Barat Daya
Pemerintah Kabupaten/Kota
- Kabupaten Balangan
- Kabupaten Tangerang
- Makassar
Usaha Besar dan Menengah
- PT Daikin Air Conditioning Indonesia
- Hosana Medika Pratama
- PT Bank Nagari
Usaha Kecil dan Mikro
- Tahu Baxo Bu Pudji
- Cipta Rasa Nusantara
- Otak Otak Ase
Desa/Kelurahan
- Desa Tulung Rejo
- Desa Panongan
- Desa Tarumajaya
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri