Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Top Gainers Pekan Ini, MORA Melonjak 59%, NIKL dan KAEF Ikut Terbang

        Top Gainers Pekan Ini, MORA Melonjak 59%, NIKL dan KAEF Ikut Terbang Kredit Foto: Uswah Hasanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Saham-saham lapis dua dan komoditas mendominasi daftar penguatan tertinggi (top gainers) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang perdagangan 4–8 Mei 2026. PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) memimpin kenaikan dengan lonjakan 59,24% ke level 7.500.  

        Data statistik mingguan BEI menunjukkan saham PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ASPR) naik 57,24%, disusul PT Hensel Davest Indonesia Tbk (MEDS) yang melesat 51,95%. Saham PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) juga menguat 41%, sementara PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) naik 39,15%.  

        Di sektor komoditas dan energi, saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) ikut masuk daftar penguatan terbesar dengan kenaikan 34,23% dalam sepekan. Saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) juga melonjak 32,85%.  

        Di tengah pergerakan saham-saham penguat tersebut, aktivitas perdagangan di BEI turut meningkat signifikan. Rata-rata volume transaksi harian naik 23,57% menjadi 45,86 miliar saham dari pekan sebelumnya 37,11 miliar saham. Rata-rata nilai transaksi harian juga meningkat 26,14% menjadi Rp23,05 triliun.  

        Berdasarkan volume perdagangan, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan volume mencapai 51,96 miliar saham atau setara 22,66% dari total volume transaksi pekan ini. Posisi berikutnya ditempati PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebanyak 11,83 miliar saham dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) sebesar 8,64 miliar saham.  

        Dari sisi nilai transaksi, saham MAPI menjadi yang terbesar dengan nilai Rp12,05 triliun. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat transaksi Rp7,38 triliun, disusul PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp6,31 triliun dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) senilai Rp5,41 triliun.  

        Sementara itu, berdasarkan frekuensi transaksi, saham BRPT menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan 374 ribu kali transaksi. Saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) mencatat 326 ribu kali transaksi dan PT Kota Satu Properti Tbk (KOTA) sebanyak 296 ribu kali transaksi.  

        Baca Juga: IHSG Jeblok 2,86% di Akhir Pekan, Asing Masih Net Sell Rp37 Triliun

        Baca Juga: Saham Tambang Berguguran, IHSG Terkapar Dihantam Sentimen Royalti Minerba

        Baca Juga: IHSG Berdarah di Akhir Perdagangan, Ini Daftar Saham Terparah

        Investor asing juga tercatat melakukan beli bersih (net buy) sebesar Rp12,26 triliun sepanjang pekan ini, berbalik arah dibandingkan pekan sebelumnya yang mencatat jual bersih (net sell) Rp7,06 triliun.  

        Secara mingguan, IHSG ditutup naik tipis 0,18% ke level 6.969,396. Namun, pada perdagangan Jumat (8/5/2026), IHSG ditutup melemah 204,92 poin atau turun 2,86% ke level 6.969,39 akibat tekanan jual di saham-saham tambang dan energi.  

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: