Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Otoritas Malaysia Cari 14 WNI yang Hilang Usai Kapal Migran Terbalik

        Otoritas Malaysia Cari 14 WNI yang Hilang Usai Kapal Migran Terbalik Kredit Foto: CNA/Rashvinjeet S Bedi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Otoritas SAR dan Polis Maritim Malaysia masih melakukan proses pencarian terhadap 14 warga negara Indonesia (WNI) yang hilang usai kecelakaan kapal pengangkut migran. Kapal yang membawa puluhan migran asal Indonesia tersebut terbalik di lepas pantai Pulau Pangkor, Perak, pada Senin dini hari waktu setempat.

        "Pihak otoritas Malaysia saat ini masih melanjutkan operasi pencarian terhadap penumpang lain yang diduga masih hilang. Berdasarkan informasi sementara, terdapat sekitar 14 orang yang masih dalam pencarian," kata Heni Hamidah. Direktur Perlindungan WNI Kemlu tersebut menyampaikan keterangan tersebut dalam konferensi pers pada Selasa.

        Sebanyak 23 WNI lainnya dari kapal yang sama berhasil diselamatkan oleh otoritas keamanan setempat. Para korban selamat tersebut terdiri dari 16 orang laki-laki dan 7 orang perempuan dengan rentang usia antara 21 hingga 48 tahun.

        "Otoritas SAR dan Polis Maritim Malaysia telah menyelamatkan 23 WNI yang terdiri dari 16 laki-laki dan 7 perempuan, berusia antara 21 hingga 48 tahun. Seluruh korban selamat telah dibawa ke Markas Operasi Pasukan Polis Marin Kampung Acheh, Perak, untuk penanganan lebih lanjut," ujar Heni. Para migran tersebut diketahui menuju wilayah Malaysia dengan tujuan untuk mencari pekerjaan.

        Baca Juga: WNI Ditangkap di Madinah karena Ambil Video Tanpa Izin, KJRI Jeddah Ingatkan Aturan Privasi

        Kapal tradisional yang digunakan dalam perjalanan tersebut diduga membawa warga asing untuk masuk ke wilayah Malaysia. "Berdasarkan informasi dari otoritas Malaysia, kapal tradisional tersebut mengalami kecelakaan saat membawa sejumlah warga asing yang diduga akan memasuki wilayah Malaysia untuk tujuan bekerja," terang Heni.

        KBRI Kuala Lumpur saat ini telah melakukan koordinasi intensif dengan Polis Maritim Malaysia terkait penanganan para korban kecelakaan. "KBRI Kuala Lumpur telah berkoordinasi dengan Polis Maritim Malaysia terkait penanganan para WNI korban kecelakaan. KBRI juga akan memberikan fasilitasi kekonsuleran dan dokumen perjalanan bagi para WNI sesuai kebutuhan," ungkapnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: