Kredit Foto: Cita Auliana
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi kebijakan khususnya dalam upaya peningkatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), percepatan program swasembada energi listrik, serta pengembangan listrik desa.
Purbaya mengatakan, dukungan Kementerian Keuangan terhadap berbagai langkah strategis yang dilakukan Kementerian ESDM, terutama yang berdampak pada penguatan fondasi ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pada dasarnya setiap upaya Pak Menteri ESDM akan saya dukung,” ujar Purbaya dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (13/4/2026).
Purbaya menekankan pentingnya penguatan sinergi antarkementerian untuk memastikan kebijakan fiskal dan sektor energi berjalan selaras dalam mendukung pembangunan nasional.
Sementara itu, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyampaikan optimisme terhadap kolaborasi yang terus terjalin antara kedua kementerian dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya di sektor energi dan penerimaan negara.
“Kami bersama Menteri Keuangan membahas program sinkronisasi, di antaranya bagaimana meningkatkan PNBP, tetapi juga bagaimana mewujudkan program swasembada energi dan listrik desa,” ujar Menteri Bahlil.
Lebih lanjut, Menteri Bahlil menegaskan bahwa pengelolaan dan penataan potensi pendapatan negara di sektor ESDM perlu dilakukan secara terintegrasi agar mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
Baca Juga: Bahlil Tunda Penerapan Bea Keluar untuk Mineral
Baca Juga: Purbaya Akui Ada Potensi Rp200 Triliun Lebih Tertahan Akibat Tarif Royalti Minerba Ditunda
“Satu hal, saya bersama Menteri Keuangan Purbaya adalah satu tim yang baik dalam rangka mengembangkan penataan kembali potensi pendapatan negara yang baik di sektor ESDM,” tambahnya.
Pertemuan kedua menteri tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat sinergi antarkementerian guna meningkatkan kualitas penerimaan negara, mempercepat pemerataan akses energi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: