Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dicoret MSCI, Kekayaan Prajogo Tergerus Sekitar Rp42 Triliun

        Dicoret MSCI, Kekayaan Prajogo Tergerus Sekitar Rp42 Triliun Kredit Foto: Barito Pacific
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kekayaan konglomerat Prajogo Pangestu terus menyusut setelah pengumuman evaluasi indeks MSCI pada Mei 2026. Berdasarkan data Forbes Real-Time Billionaires per 18 Mei 2026, kekayaan Prajogo turun US$612,1 juta atau 3,29% ke posis US$18 Miliar menjadi US$18 miliar atau Rp315 triliun. Sebelumnya, pada 14 Mei 2026, kekayaannya telah berkurang US$1,8 miliar.

        Dengan demikian, total penurunan kekayaan Prajogo sejak pengumuman MSCI mencapai US$2,41 miliar atau sekitar Rp42,2 triliun dengan asumsi kurs Rp17.500 per dolar AS. Meski begitu, ia masih memegang status orang terkaya di Indonesia dan 156 di dunia. 

        Penurunan tersebut terjadi setelah MSCI mengeluarkan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dari MSCI Global Standard Indexes.

        Penghapusan tersebut diumumkan MSCI Inc. melalui MSCI Equity Indexes May 2026 Index Review yang dirilis dari London pada Selasa (12/5/2026). Perubahan komposisi indeks tersebut efektif berlaku pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026. Dalam evaluasi yang sama, MSCI menghapus 101 saham dari MSCI ACWI Index dan menambahkan 49 saham baru.

        Pada perdagangan Senin (18/5), enam saham yang terafiliasi dengan Prajogo ditutup di zona merah. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun 14,88% ke level 3.660. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melemah 11,76% ke level 750, sedangkan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) terkoreksi 8,91% ke level 920.

        Baca Juga: IHSG Sempat Ambles 4%, BEI Minta Investor Tak Panik

        Baca Juga: IHSG Terkapar, Ini Daftar Saham Populer hingga Top Losers

        Baca Juga: Ulang Tahun ke-82, Prajogo Dapat 'Kado' Pahit dari MSCI

        Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) turun 3,48% menjadi 4.850. Sementara PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 0,48% ke posisi 2.070 dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melemah 0,31% menjadi 3.190.

        Data perdagangan juga menunjukkan saham-saham Grup Barito masuk daftar saham yang aktif dipantau pelaku pasar. BRPT, BREN, CDIA, CUAN, PTRO, dan TPIA tercatat berada dalam daftar saham trending sepanjang perdagangan.

        Nama Prajogo Pangestu selama ini dikenal sebagai salah satu penggerak kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui sejumlah emiten Grup Barito. Saham-saham grup tersebut juga menjadi perhatian pelaku pasar karena memiliki kapitalisasi besar dan aktivitas perdagangan tinggi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: