Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Pemerintah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, membuka jalur baru penguatan ekonomi lokal melalui peluncuran program kredit UMKM bunga nol persen lewat skema Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA).
Langkah ini bukan sekadar menghadirkan pembiayaan murah, tetapi juga menjadi strategi memperluas akses modal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini belum sepenuhnya tersentuh layanan keuangan formal.
Peresmian KURDA di Kabupaten Sragen mendapat apresiasi dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Ia menilai kebijakan tersebut menjadi bentuk keberpihakan nyata pemerintah daerah dalam mendorong inklusi keuangan sekaligus menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan.
Menurut Maman, pembiayaan tanpa bunga memiliki potensi besar untuk menjangkau pelaku UMKM yang selama ini menghadapi kendala memperoleh akses pembiayaan formal.
Dengan akses modal yang lebih terbuka, pelaku usaha memiliki ruang lebih luas untuk mengembangkan kapasitas usaha mereka.
“KURDA juga diharapkan menjadi instrumen penting untuk mendorong UMKM naik kelas,” kata Maman dalam keterangan persnya.
Maman menegaskan program pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun KURDA bukan hanya soal pinjaman modal. Program tersebut juga menjadi instrumen untuk membuka peluang usaha baru, memperluas pasar, hingga meningkatkan daya saing pelaku UMKM.
Penyaluran KUR nasional telah mencapai Rp105,8 triliun kepada 1,69 juta debitur UMKM. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1,14 juta merupakan debitur baru, sementara sekitar 511 ribu UMKM berhasil naik kelas atau graduasi.
Di Jawa Tengah, penyaluran KUR tercatat mencapai Rp18,9 triliun kepada 348 ribu pelaku UMKM.
Menariknya, 57,1 persen dari total pembiayaan tersebut mengalir ke sektor produksi, menunjukkan bahwa pembiayaan tidak hanya menopang aktivitas perdagangan, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi yang menghasilkan nilai tambah.
Baca Juga: Setelah Ojol, Pemerintah Bakal Tertibkan Komisi E-Commerce Agar UMKM Tak Banyak Potongan Biaya
Tren serupa terlihat di Kabupaten Sragen. Penyaluran KUR di daerah tersebut telah mencapai Rp675 miliar kepada 10,5 ribu pelaku UMKM.
Sebanyak 53,7 persen pembiayaan terserap ke sektor produksi, memperlihatkan peran pembiayaan dalam menopang aktivitas usaha yang berkontribusi terhadap penguatan ekonomi riil.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: