Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Komisaris PT PLN (Persero) Andi Arief mengungkapkan senjata utama yang bisa membuat Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sukses, bahkan mengalahkan minimarket modern.
Menurutnya, kunci keberhasilan Kopdes adalah menetapkan harga lebih rendah dibandingkan gerai lain sehingga masyarakat akan menjadikannya pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Saya yakin Koperasi Merah Putih akan sukses KALAU harga jual berbagai produk lebih rendah dari harga-harga di gerai lain,” tulis Andi dalam akun X pribadinya, Senin (25/5).
Secara umum, harga barang kebutuhan pokok di gerai Kopdes memang terbukti lebih murah dibandingkan warung atau minimarket lain. Data operasional menunjukkan sejumlah komoditas utama dijual dengan harga miring, di antaranya:
1. Gas Elpiji 3 kg
Di Kopdes, gas melon ini dijual ketat sesuai harga eceran tertinggi (HET) pemerintah yaitu Rp16.000 per tabung. Di pasaran atau warung retail eceran, harganya bisa melambung antara Rp20.000 hingga Rp23.000 per tabung.
2. Beras SPHP (Bulog)
Baca Juga: Ternyata LPG 3 Kg Beneran Rp16.000 di Kopdes Merah Putih
Baca Juga: MBG dan Kopdes Dinilai Bisa Dongkrak Ekonomi, Tapi Ada Syaratnya
Pasokan beras subsidi pemerintah di Kopdes terjamin dan dijual dengan harga resmi yang jauh di bawah harga beras premium di minimarket swasta.
3. Sembako Lain (Minyak Goreng dan Gula)
Dengan skema kemitraan, komoditas dapur harian di Kopdes rata-rata memiliki selisih Rp1.000 sampai Rp2.000 lebih murah per kemasan jika disandingkan dengan harga minimarket modern.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: