Selain Puasa, Ini 7 Amalan Hari Arafah yang Sayang Jika Dilewatkan
Kredit Foto: Pixabay/mohamed_hassan
Hari Arafah yang jatuh pada hari ini, Selasa (26/5/2026) menjadi salah satu momen paling istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Hari yang bertepatan dengan 9 Dzulhijjah itu dikenal sebagai waktu penuh keberkahan, ampunan dosa, hingga dikabulkannya doa-doa.
Bagi umat Islam yang tidak menunaikan ibadah haji, puasa Arafah memang menjadi amalan paling populer. Namun, ternyata ada banyak ibadah lain yang juga sangat dianjurkan untuk dilakukan pada hari Arafah agar pahala yang diperoleh semakin berlimpah.
Berikut amalan Hari Arafah selain puasa yang bisa dikerjakan umat Muslim:
1. Memperbanyak Dzikir dan Takbir
Hari Arafah menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak dzikir seperti takbir, tahmid, tahlil, dan tasbih. Umat Islam dianjurkan terus mengingat Allah SWT sepanjang hari.
Bacaan seperti “Allahu Akbar”, “Alhamdulillah”, dan “Laa ilaaha illallah” bisa diamalkan setelah salat maupun di sela aktivitas harian. Dzikir di hari mulia ini diyakini memiliki keutamaan besar karena termasuk bagian dari syiar 10 hari pertama Dzulhijjah.
Baca Juga: Waktu Mustajab Berdoa saat Hari Arafah, Momen Penuh Berkah yang Jangan Sampai Terlewat
2. Memanjatkan Doa Sebanyak-banyaknya
Hari Arafah disebut sebagai salah satu waktu terbaik untuk berdoa. Banyak umat Muslim memanfaatkan momen ini untuk memohon ampunan, rezeki, kesehatan, hingga kemudahan hidup.
Rasulullah SAW bahkan menyebut doa terbaik adalah doa pada hari Arafah. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak munajat sejak pagi hingga menjelang magrib.
3. Membaca Al-Qur’an
Membaca dan mentadabburi Al-Qur’an juga menjadi amalan yang dianjurkan pada hari Arafah. Selain menambah pahala, membaca Al-Qur’an dapat membuat hati lebih tenang dan meningkatkan ketakwaan.
Sebagian umat Muslim juga memilih mengkhatamkan bacaan tertentu atau memperbanyak surat-surat favorit selama hari Arafah berlangsung.
4. Memperbanyak Istighfar
Hari Arafah dikenal sebagai hari pengampunan dosa. Karena itu, memperbanyak istighfar dan memohon tobat menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan.
Umat Islam dapat membaca istighfar berulang kali sambil memohon agar dosa-dosa diampuni dan diberi kesempatan menjadi pribadi yang lebih baik.
5. Bersedekah kepada Sesama
Selain ibadah personal, hari Arafah juga bisa diisi dengan amalan sosial seperti bersedekah kepada orang yang membutuhkan.
Sedekah tidak harus dalam jumlah besar. Memberi makanan, membantu tetangga, atau berbagi kepada kaum dhuafa juga termasuk amalan yang bernilai pahala.
Baca Juga: Kumpulan Dzikir dan Doa Hari Arafah Paling Mustajab: Arab, Latin dan Artinya
6. Memperbanyak Salawat kepada Nabi
Membaca salawat kepada Nabi Muhammad SAW menjadi amalan yang dianjurkan kapan saja, termasuk pada hari Arafah.
Selain sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW, salawat juga diyakini membawa keberkahan dan ketenangan hati bagi yang membacanya.
7. Menjaga Lisan dan Perbuatan
Hari Arafah bukan hanya tentang memperbanyak ibadah, tetapi juga menjaga diri dari perbuatan sia-sia, perkataan buruk, hingga perdebatan yang tidak bermanfaat.
Momentum ini dapat dijadikan kesempatan untuk memperbaiki akhlak, menjaga hati, dan meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri