Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Makin Terpuruk, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS Pagi Ini

        Makin Terpuruk, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS Pagi Ini Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Nilai tukar rupiah terus tertekan dan semakin mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini Rabu (3/6/2026).

        Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.32 WIB, rupiah berada di level Rp17.906,5 per dolar AS. Posisi tersebut menunjukkan pelemahan sebesar 67,50 poin atau 0,38% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

        Tekanan terhadap mata uang Asia tidak hanya dialami rupiah. Rupee India tercatat melemah 0,29% terhadap dolar AS, sementara ringgit Malaysia turun 0,25%.

        Di kawasan Asia Timur, dolar Taiwan terkoreksi 0,13% terhadap dolar AS. Won Korea Selatan juga melemah 0,08%, disusul yuan China yang turun 0,05%.

        Baht Thailand turut berada di zona merah dengan pelemahan sebesar 0,09% terhadap mata uang Negeri Paman Sam tersebut.

        Di tengah dominasi penguatan dolar AS, peso Filipina menjadi pengecualian. Mata uang tersebut justru menguat 0,02 persen terhadap dolar AS, menjadikannya satu-satunya mata uang Asia dalam kelompok tersebut yang mencatat apresiasi pada perdagangan pagi ini.

        Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan mata uang Garuda masih dipengaruhi sentimen konflik Timur Tengah. Di mana perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran berjalan lambat.

        "Jadi Iran sendiri mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Amerika itu sangat licik ya pada saat berlakukan sosialisasi ya tentang masalah bersepahaman dalam perjanjian ya Amerika terus melakukan penyerangan terhadap wilayah-wilayah di Iran," kata Ibrahim kepada wartawan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Cita Auliana
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: