Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bukan Kursi Menkeu, Chatib Basri Sebut Hanya Bahas Ini dengan Prabowo

        Bukan Kursi Menkeu, Chatib Basri Sebut Hanya Bahas Ini dengan Prabowo Kredit Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Ekonom sekaligus mantan Menteri Keuangan RI, Chatib Basri, membantah kabar yang menyebut dirinya ditawari posisi Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto saat dipanggil ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa sore.

        Usai pertemuan dengan Presiden, Chatib menegaskan bahwa pembahasan yang dilakukan semata-mata berkaitan dengan kondisi dan perkembangan ekonomi nasional. Ia membantah adanya pembicaraan mengenai pergantian Menteri Keuangan maupun tawaran jabatan di kabinet.

        “Nggak ada. Ini kita bahas soal ekonomi kok,” ujar Chatib kepada awak media.

        Chatib juga meluruskan informasi yang menyebut dirinya berada dalam forum yang sama dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat bertemu Presiden. Menurutnya, pertemuan tersebut hanya dihadiri jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN), termasuk Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan.

        “Pak Menkes? Oh nggak ada. Saya sama DEN saja,” katanya.

        Pernyataan Chatib muncul di tengah maraknya spekulasi mengenai perombakan Kabinet Merah Putih, khususnya terkait posisi Menteri Keuangan yang saat ini dijabat Purbaya Yudhi Sadewa. Nama Chatib belakangan santer disebut-sebut sebagai calon pengganti Purbaya. Selain itu, nama Budi Gunadi Sadikin juga dikabarkan berpeluang bergeser ke kursi Menteri Keuangan.

        Sebelumnya, Presiden Prabowo memanggil sejumlah tokoh ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa sore, termasuk Chatib Basri dan Budi Gunadi Sadikin. Kehadiran mereka memicu berbagai spekulasi karena berlangsung di tengah rumor pergantian Menteri Keuangan.

        Namun, berbagai pihak telah membantah isu tersebut. Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dirinya tetap menjalankan tugas sebagai bendahara negara sesuai arahan Presiden.

        “Kami ikut perintah Bapak Presiden. Jadi, komitmennya kuat, maju terus. Mundur juga maju kita,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2026 di Jakarta.

        Purbaya bahkan mempertanyakan sumber rumor yang menyebut dirinya akan mundur dari jabatan Menteri Keuangan. Menurutnya, isu tersebut kemungkinan sengaja disebarkan untuk memengaruhi sentimen pasar, meski ia menegaskan tetap menjalankan tugas otoritas fiskal seperti biasa.

        Penegasan serupa disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang menyatakan tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan. Ia mengatakan pemerintah saat ini lebih fokus memperkuat koordinasi antarotoritas ekonomi guna menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan nasional.

        Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Luhut dan Chatib tidak membahas isu kabinet. Menurut Dasco, pertemuan tersebut murni untuk memberikan masukan terkait upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

        Baca Juga: Chatib Basri Sebut Rupiah Tidak Seburuk 1998, tapi Ada Satu Kelompok Paling Menderita

        “Pertemuan tadi adalah pure memberikan masukan soal bagaimana kemudian menambah pertumbuhan ekonomi. Saya tadi sudah konfirmasi, tidak ada kemudian pembicaraan-pembicaraan lain,” kata Dasco.

        Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, Chatib dan Luhut menghadap Presiden dalam kapasitas sebagai bagian dari Dewan Ekonomi Nasional. Dasco menilai berbagai rumor yang beredar belakangan belum memiliki sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

        Menurutnya, pertemuan di Istana pada Selasa sore tersebut sepenuhnya difokuskan pada pembahasan kondisi ekonomi dan masukan dari DEN kepada Presiden Prabowo, bukan terkait pergantian Menteri Keuangan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: