Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Isu Batu Bara Disorot Usai Listrik Padam, Bahlil Ungkap Penyebab Sebenarnya

        Isu Batu Bara Disorot Usai Listrik Padam, Bahlil Ungkap Penyebab Sebenarnya Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Jakarta -

         Pemadaman listrik yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Salah satu isu yang ramai diperbincangkan adalah dugaan menipisnya pasokan batu bara untuk pembangkit listrik.

        Namun, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan gangguan tersebut tidak ada kaitannya dengan ketersediaan batu bara nasional.

        Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik masih berada dalam kondisi aman dan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.

        Menurutnya, penyebab utama pemadaman listrik yang terjadi justru berasal dari gangguan teknis pada sejumlah mesin pembangkit yang saat ini sedang ditangani bersama PT PLN (Persero).

        “Masalah batu bara langka nggak benar, karena penugasan kita sudah 170 juta ton. Hanya saja ada beberapa trouble di beberapa mesin seperti yang disampaikan PLN dan akan diselesaikan dalam waktu dekat,” kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).

        Penjelasan tersebut sekaligus membantah berbagai spekulasi yang berkembang mengenai krisis pasokan energi sebagai penyebab terganggunya layanan kelistrikan di sejumlah daerah.

        Bahlil mengakui memang sempat terjadi pemadaman listrik dan hingga kini proses pemulihan masih terus dilakukan secara bertahap.

        Pemerintah bersama PLN disebut tengah mempercepat berbagai langkah perbaikan agar sistem kelistrikan dapat kembali beroperasi normal sepenuhnya.

        “Kemarin memang ada, belum maksimal. Ini kita lakukan percepatan untuk pemulihan,” ujarnya.

        Keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan tersebut terlihat dari langkah Bahlil yang mengaku masih menjadwalkan rapat khusus dengan PLN untuk membahas perkembangan penanganan gangguan tersebut.

        “Saya sampai hari ini malam ini juga rapat sama PLN untuk membahas masalah ini,” tuturnya.

        Menurut Bahlil, fokus utama saat ini adalah menyelesaikan berbagai kendala teknis yang terjadi di lapangan sekaligus memastikan gangguan serupa tidak kembali terjadi pada masa mendatang.

        Ia menilai stabilitas pasokan listrik menjadi faktor penting bagi aktivitas masyarakat maupun dunia usaha sehingga proses pemulihan harus dilakukan secepat mungkin.

        Baca Juga: Insentif Belum Cair, Pembiayaan Kendaraan Listrik Naik 32% Tembus Rp23,39 Triliun

        Karena itu, Kementerian ESDM dan PLN terus berkoordinasi untuk memperbaiki peralatan yang mengalami gangguan serta memperkuat sistem operasional pembangkit listrik.

        “Kita upayakan biar nggak ada lagi pemadaman,” tegas Bahlil.

        Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin memastikan gangguan listrik yang sempat terjadi tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar, sekaligus menepis isu bahwa pemadaman dipicu oleh kelangkaan batu bara.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: