Kredit Foto: BGN
Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penataan ulang program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil agar bantuan benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan, bukan sekolah elite atau penerima yang tergolong mampu.
Kepala BGN, Nanik S Deyang, menegaskan bahwa pihaknya akan menghentikan pemberian MBG kepada sekolah-sekolah yang tergolong kaya.
"Ya ya. Maksudnya yang mampu, yang kaya nanti tidak dapat lagi," kata Nanik kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Jumat (12/6).
Nanik semula dijadwalkan melaporkan hasil evaluasi kepada Presiden Prabowo Subianto, namun agenda tersebut ditunda hingga Jumat (12/6).
"Ini kan belum, besok dibahasnya. Belum, belum. Katanya besok sore," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan, menyoroti adanya sekolah elite yang tetap menerima MBG meski tidak membutuhkan. Sebaliknya, banyak sekolah di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) yang belum tersentuh program tersebut
"Dalam rangka perbaikan, kita perlu apa, refocusing agar penerima manfaat ini tepat. Misalnya, sekolah-sekolah yang bagus ini akan dilakukan langsung 1 bulan ini. Sekolah-sekolah yang elite, ya, memang enggak memerlukan makan bergizi," kata Zulhas usai rapat koordinasi di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).
"Yang memerlukan belum dapat, tapi yang enggak perlu dapat. Nah, ini akan ditata lebih lanjut karena kita akan fokus kepada yang terlambat ini sangat terlambat 3T," lanjutnya.
Baca Juga: Kejagung Bongkar Aktor Baru di Skandal MBG!
Selain soal penerima manfaat, Zulhas juga menekankan pentingnya pembenahan kualitas dapur penyedia makanan. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi kasus keracunan dalam program MBG.
"Karena kita tidak ada zero tolerance terhadap keamanan pangan ini. Walaupun satu, enggak boleh lagi ada yang keracunan, gitu ya. Oleh karena itu, akan fokus ke sini dalam dalam bulan ini. Iya, sebulan nanti kita lihat lagi, ya," ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: