Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pertamina Buka Suara Soal Stok Pertalite, Pasokan Langka?

        Pertamina Buka Suara Soal Stok Pertalite, Pasokan Langka? Kredit Foto: Pertamina
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite bagi masyarakat dalam kondisi aman.

        Pertamina juga menegaskan proses distribusi di seluruh jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terus berjalan normal sesuai dengan penugasan yang diberikan oleh pemerintah.

        Langkah ini diambil untuk menepis kekhawatiran masyarakat terkait isu kelangkaan BBM penugasan tersebut di sejumlah daerah.

        Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa pihaknya memanfaatkan sistem digital untuk mengawal pergerakan pasokan bensin oktan (RON) 90 ini secara ketat di lapangan.

        “Selain memastikan stok Pertalite tersedia dan distribusi ke seluruh SPBU berjalan normal, Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan secara real-time terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik,” ujar Roberth dalam keterangan resminya, Minggu (14/6/2026).

        Roberth menjelaskan, keandalan pasokan energi ini didukung oleh optimalisasi pengelolaan rantai pasok dari hulu ke hilir. Pertamina Patra Niaga memaksimalkan seluruh infrastruktur yang dimiliki, mulai dari terminal BBM, fasilitas penyimpanan, lembaga penyalur, hingga armada mobil tangki distribusi.

        Seluruh fasilitas tersebut kini telah terhubung ke dalam sistem monitoring pusat yang terintegrasi. Dengan jaringan infrastruktur energi yang tersebar luas dari Sabang hingga Merauke, Pertamina mengeklaim dapat melakukan respons cepat jika sewaktu-waktu terjadi kendala distribusi.

        Guna mengantisipasi dinamika konsumsi di masyarakat, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat koordinasi dengan jaringan unit operasi di 8 Cabang Kantor Wilayah (Regional 1-8). Langkah antisipatif ini disiapkan agar tidak terjadi kekosongan tangki pendam di SPBU saat konsumsi kendaraan melonjak.

        "Jika terdapat peningkatan kebutuhan di suatu wilayah, Pertamina telah menyiapkan skema penguatan distribusi agar pasokan tetap terjaga," tutur Roberth.

        Di samping menjaga ketahanan stok di garda terdepan, Roberth menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk tetap menjalankan penyaluran BBM bersubsidi secara tepat sasaran, sesuai dengan ketentuan dan regulasi kuota yang telah ditetapkan pemerintah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: