Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Demo Pro MBG Ternyata Sewaan? Pemerintah Akhirnya Buka Suara

        Demo Pro MBG Ternyata Sewaan? Pemerintah Akhirnya Buka Suara Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gelombang aksi dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang muncul di berbagai daerah belakangan ini memicu beragam spekulasi. Di tengah maraknya demonstrasi yang mengkritik hingga menuntut evaluasi program tersebut, muncul pula tudingan bahwa massa pendukung MBG digerakkan oleh pemerintah.

        Menanggapi isu yang berkembang, pemerintah akhirnya angkat bicara. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah mengarahkan ataupun menyetir kelompok masyarakat untuk turun ke jalan mendukung program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

        Plt Deputi III Badan Komunikasi Pemerintah RI, Kurnia Ramadhana, membantah keras tudingan adanya mobilisasi massa oleh pemerintah dalam aksi-aksi dukungan terhadap MBG.

        "Terkait dengan dugaan ada pengondisian dari pemerintah terhadap demo yang mendukung MBG, saya rasa itu tidak benar. Karena posisi pemerintah adalah menghargai setiap pendapat suara masyarakat baik yang pro maupun yang kontra," kata Kurnia, Rabu (24/6/2026).

        Baca Juga: Siap Spill Nama-Nama Besar Skandal MBG, Eks Wakil Kepala BGN Minta Perlindungan

        Menurut Kurnia, sistem demokrasi di Indonesia menjamin setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Karena itu, pemerintah tidak membedakan antara kelompok yang mendukung maupun yang mengkritik kebijakan yang sedang dijalankan.

        Dia menegaskan bahwa kebebasan berekspresi merupakan hak seluruh masyarakat selama dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

        "Kami menghormati setiap pendapat yang disampaikan masyarakat," ujarnya.

        Kurnia menambahkan, pemerintah saat ini justru tengah fokus melakukan pembenahan terhadap pelaksanaan MBG. Berbagai evaluasi disebut terus dilakukan seiring pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN).

        "Posisi pemerintah menghormati kedua belah pihak tersebut. Pada intinya yang saat ini sedang pemerintah lakukan adalah berusaha berbenah diri dalam hal program makan bergizi gratis sembari itu juga perbaikan-perbaikan sembari dilakukan oleh pimpinan BGN yang baru," ujarnya.

        Diketahui, dukungan terhadap MBG memang terus bermunculan di sejumlah wilayah, bahkan ketika program tersebut sedang menjadi sorotan akibat kasus dugaan korupsi yang menyeret BGN.

        Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa program yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, masih mendapatkan simpati luas meski dibayangi berbagai kontroversi.

        Di Sumatera Utara, misalnya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution turun langsung menemui massa pendukung MBG pada Jumat (2/6/2026). Dalam kesempatan itu, Bobby menegaskan bahwa program tersebut memberikan manfaat nyata bagi para siswa.

        Dukungan serupa juga datang dari Jawa Timur. Ketua DPD Emak Emak Muda (EMUD) Relawan Prabowo Jawa Timur, Siti Aisah, menilai MBG menjadi program penting di tengah tekanan ekonomi global yang masih berlangsung.

        Baca Juga: Ribut-ribut Soal Demo Bayaran, Prabowo: Gue Tahu Siapa Orangnya

        Menurutnya, masyarakat saat ini lebih membutuhkan solusi konkret dibanding sekadar perdebatan politik. Karena itu, ia mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih untuk ikut membantu warga yang membutuhkan serta mendukung keberlanjutan program MBG.

        Di Jakarta, aksi dukungan terhadap MBG berlangsung pada 17 Juni 2026 di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan. Massa yang hadir menolak wacana penghentian program tersebut dan menegaskan bahwa MBG masih sangat diperlukan oleh masyarakat.

        Selain menyuarakan dukungan terhadap program makan gratis, para peserta aksi juga mendesak agar pemberantasan korupsi dan penegakan hukum terus diperkuat demi menciptakan tata kelola program pemerintah yang lebih transparan dan akuntabel.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: