Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dari Relawan hingga Isu Kerusuhan, Ini Sosok Sosok Komisaris Muda Pertamina Retail Ginka Febriyanti Br Ginting

        Dari Relawan hingga Isu Kerusuhan, Ini Sosok Sosok Komisaris Muda Pertamina Retail Ginka Febriyanti Br Ginting Kredit Foto: Instagram/raffinagita1717
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Nama Ginka Febriyanti Br Ginting menjadi perhatian publik setelah menjabat sebagai Komisaris PT Pertamina Retail di usia yang relatif muda. Sosok kelahiran Kabupaten Karo, Sumatra Utara, itu resmi menduduki posisi komisaris anak usaha Pertamina tersebut pada 21 November 2025 saat berusia 27 tahun.

        Berdasarkan informasi yang tercantum dalam laman resmi PT Pertamina Retail, Ginka lahir pada 1 Februari 1998. Ia menempuh pendidikan Sarjana Akuntansi dan Magister Manajemen di Universitas Esa Unggul.

        Dalam profil resminya, Ginka digambarkan sebagai figur muda yang aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, dan sosial. Ia juga disebut memiliki ketertarikan pada pengembangan tata kelola, kepemimpinan, serta kontribusi strategis bagi organisasi.

        Selain latar belakang pendidikan, perjalanan Ginka juga dikenal melalui aktivitas politik dan kerelawanannya. Ia merupakan Koordinator Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (Bison), organisasi relawan yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

        Sebagai pimpinan Bison, Ginka pernah memimpin apel akbar pemenangan Prabowo-Gibran di Kota Bekasi pada Februari 2024. Dalam kegiatan tersebut, ia mengajak relawan untuk mengupayakan kemenangan pasangan yang didukungnya di wilayah Bekasi.

        Aktivitas politik Ginka tidak berhenti setelah Pilpres 2024. Pada 2025, ia juga menyatakan kesiapan Bison untuk mengawal pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Serang, Banten. Saat itu, Ginka menyatakan keyakinannya bahwa pasangan Ratu Rachmatuzakiyah-Najib Hamas tetap akan memenangkan kontestasi meski pemungutan suara harus diulang.

        Namun, perjalanan organisasi yang dipimpinnya juga sempat menjadi sorotan. Nama Bison muncul dalam laporan Komisi Pencari Fakta (KPF) terkait demonstrasi dan kerusuhan pada Agustus 2025. Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur menyebut hasil penelusuran KPF menemukan adanya pengakuan mengenai pengorganisasian massa yang disebut sebagai massa bayaran.

        Dalam laporan tersebut, Bison disebut mengorganisasi massa yang digunakan untuk menghadiri aksi demonstrasi. Ginka sendiri mengakui telah memerintahkan Sekretaris Nasional Bison Ahmad Rifaldi untuk menggalang 70 orang dalam demonstrasi 28 Agustus 2025. Ia juga menyatakan telah menyerahkan dana sebesar Rp9,3 juta yang terdiri atas imbalan peserta aksi dan biaya logistik, dengan sumber dana berasal dari kas internal organisasi.

        Baca Juga: Soal Prabowo-Gibran Dua Periode, Ini Kata Sahroni

        Ginka menjelaskan bahwa Bison awalnya didirikan sebagai bagian dari tim sukses kampanye Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 serta pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah pada Pilgub Banten 2024. Ia juga menyebut Bison memiliki organisasi sayap bernama Blok Pelajar Politik Merdeka (BP2M).

        Di tengah rekam jejak organisasi dan aktivitas politiknya yang kerap menjadi perhatian publik, Ginka kini menjadi salah satu komisaris termuda di lingkungan anak usaha Pertamina. Pengangkatannya pada usia 27 tahun pun memunculkan berbagai respons dan perbincangan di media sosial mengenai profil, pengalaman, serta perjalanan kariernya hingga menempati posisi strategis tersebut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: