Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        DRC Ungaran Hampir Rampung, PLN Siap Tambah Pasokan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

        DRC Ungaran Hampir Rampung, PLN Siap Tambah Pasokan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PLN memperkuat fondasi ketahanan energi nasional melalui percepatan pembangunan Disaster Recovery Control Center (DRC) di Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang. Infrastruktur yang menjadi bagian dari sistem Advanced Control Center (ACC) Jawa-Madura-Bali (Jamali) tersebut diproyeksikan meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung efisiensi operasional sektor ketenagalistrikan yang berperan penting bagi aktivitas ekonomi.

        Komitmen tersebut ditinjau langsung oleh manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) dalam kunjungan kerja ke lokasi proyek pada Sabtu (20/6). Hingga saat ini, pembangunan DRC Ungaran telah mencapai progres 94,83 persen dan memasuki tahap akhir sebelum siap beroperasi.

        Keberadaan DRC Ungaran menjadi salah satu elemen penting dalam penguatan infrastruktur pengendalian sistem kelistrikan nasional. Fasilitas ini akan berfungsi sebagai pusat kendali cadangan apabila terjadi gangguan pada pusat kendali utama, sehingga kontinuitas pasokan listrik di sistem Jawa-Madura-Bali tetap terjaga.

        General Manager PLN UIP JBB Yasir mengatakan, DRC Ungaran merupakan bagian dari arsitektur ACC Jamali yang dirancang untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan, terutama saat terjadi kondisi darurat.

        "DRC Ungaran merupakan bagian penting dari arsitektur ACC Jamali yang berfungsi sebagai pusat kendali cadangan ketika terjadi gangguan pada pusat kendali utama. Dengan progres yang telah mencapai lebih dari 94 persen, kami memastikan seluruh pekerjaan akhir dapat diselesaikan sesuai standar sehingga fasilitas ini siap mendukung keandalan sistem kelistrikan nasional," ujar Yasir.

        Menurutnya, sistem kelistrikan yang semakin andal akan memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi karena mampu menjaga keberlangsungan aktivitas industri, bisnis, hingga layanan publik yang bergantung pada pasokan listrik tanpa gangguan.

        Pembangunan DRC juga menjadi bagian dari transformasi digital PLN dalam memodernisasi sistem pengendalian kelistrikan nasional. Melalui integrasi teknologi berbasis Spectrum Power 7 (SP7), ACC Jamali memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem tenaga listrik secara real time sehingga respons terhadap gangguan dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.

        Sebelumnya, PLN telah menyelesaikan tahapan cut over ACC Jamali pada 3 Juni 2026. Tahap tersebut menandai implementasi bertahap sistem baru yang mencakup transisi pengendalian, pengoperasian Main Control Center (MCC) di Gandul, Kota Depok, serta persiapan DRC Ungaran sebagai pusat pemulihan operasional.

        Yasir menambahkan, digitalisasi sistem pengendalian kelistrikan tidak hanya meningkatkan keandalan jaringan, tetapi juga menciptakan efisiensi operasional yang berkontribusi terhadap penguatan ketahanan energi nasional.

        Baca Juga: ​Lewat Sarana Air Bersih, PLN Buka Peluang Peningkatan Kualitas Hidup dan Ekonomi Masyarakat Bandung

        "Melalui pengembangan ACC Jamali, termasuk DRC Ungaran, PLN terus memperkuat digitalisasi sistem kelistrikan. Hal ini akan meningkatkan kecepatan respons terhadap gangguan, menjaga stabilitas sistem, serta memastikan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat secara berkelanjutan," katanya.

        Dengan pengembangan ACC Jamali, PLN menargetkan terciptanya sistem kelistrikan yang lebih modern, terintegrasi, dan tangguh. Keandalan pasokan listrik yang semakin baik diharapkan mampu menopang pertumbuhan ekonomi, meningkatkan efisiensi operasional sektor energi, serta memperkuat daya saing nasional di tengah percepatan transformasi digital.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: