Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Brasil Difavoritkan Lolos, Prediksi Superkomputer Justru Buka Jalan Jepang Ciptakan Kejutan

        Brasil Difavoritkan Lolos, Prediksi Superkomputer Justru Buka Jalan Jepang Ciptakan Kejutan Kredit Foto: Instagram/japanfootbalassosiation
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Brasil memang lebih dijagokan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 menurut simulasi superkomputer Opta, tetapi Timnas Jepang dinilai memiliki peluang nyata untuk menciptakan kejutan yang bisa mematahkan seluruh prediksi statistik.

        Laga Brasil kontra Jepang di babak 32 besar menjadi salah satu pertandingan paling dinanti karena mempertemukan tim favorit juara melawan wakil Asia yang tampil mengejutkan sepanjang turnamen.

        Opta melalui 25.000 simulasi pertandingan memberikan peluang kemenangan Brasil sebesar 57,3 persen dalam waktu normal 90 menit.

        Di sisi lain, Jepang hanya memperoleh probabilitas kemenangan sebesar 19,7 persen, sementara kemungkinan pertandingan berlanjut hingga adu penalti mencapai sekitar 23 persen, angka yang menunjukkan duel diperkirakan berlangsung ketat.

        Meski secara statistik kalah jauh, Jepang datang dengan modal yang tidak bisa dianggap remeh.

        Samurai Biru sebelumnya berhasil menahan imbang Belanda 2-2 ketika sebagian besar prediksi juga lebih memihak tim Eropa tersebut.

        Hasil itu memperlihatkan Jepang mampu mematahkan ekspektasi sekaligus tampil kompetitif menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi.

        Performa Jepang sebelum Piala Dunia juga menjadi perhatian setelah mereka mampu mengalahkan sejumlah tim kuat seperti Jerman, Inggris, dan Meksiko dalam laga internasional.

        Walaupun sempat kehilangan poin ketika ditahan Swedia pada fase grup, permainan disiplin dan organisasi tim besutan Hajime Moriyasu tetap menjadi ancaman bagi siapa pun.

        Sementara itu, Brasil masih berusaha menemukan performa terbaik di bawah pelatih Carlo Ancelotti.

        Tim Samba memang lolos sebagai juara grup, tetapi permainan mereka belum sepenuhnya meyakinkan.

        Brasil bahkan sempat ditahan Maroko pada pertandingan pembuka fase grup sebelum akhirnya bangkit dan memastikan tiket ke babak gugur.

        Catatan pertemuan kedua tim juga masih berpihak kepada Brasil.

        Dari 13 pertandingan sebelumnya, Brasil hanya sekali menelan kekalahan dari Jepang.

        Namun kekalahan itu terjadi pada Oktober 2025 dalam ajang Kirin Challenge Cup.

        Hasil tersebut dianggap sebagai sinyal bahwa kualitas Jepang sudah jauh berkembang dibanding beberapa tahun sebelumnya.

        Kemenangan itu juga menjadi bukti bahwa Jepang mampu mengalahkan Brasil, meski ketika itu Selecao belum ditangani Carlo Ancelotti.

        Baca Juga: FIFA Tunjuk Wasit Kontroversial untuk Brasil vs Jepang, Pernah Diskors hingga Bikin Arab Saudi Murka

        Kini, tantangannya jauh lebih besar karena pertandingan berlangsung di panggung Piala Dunia.

        Di atas kertas, Brasil tetap memiliki materi pemain yang lebih mewah dengan deretan bintang seperti Vinicius Junior, Rodrygo, Raphinha, hingga Marquinhos.

        Namun Jepang memiliki keunggulan berupa organisasi permainan, disiplin bertahan, dan transisi cepat yang kerap merepotkan lawan-lawan besar.

        Karena itu, meski algoritma Opta masih menempatkan Brasil sebagai favorit, peluang Jepang menciptakan kejutan tetap terbuka lebar apabila mampu memanfaatkan setiap celah dalam permainan Selecao.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: