Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        MUTU Umumkan Private Placement Rp29,9 Miliar untuk Akselerasi Bisnis

        MUTU Umumkan Private Placement Rp29,9 Miliar untuk Akselerasi Bisnis Kredit Foto: MUTU
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) berhasil menghimpun dana segar Rp29,9 miliar melalui aksi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

        Melalui keterbukaan informasi yang diumumkan pada 19 Juni 2026, MUTU menerbitkan 309.278.300 saham baru dengan harga Rp97 per saham. Aksi ini diikuti oleh sejumlah investor strategis.

        PT Samala Serasi Utama menjadi investor terbesar dengan mengambil 103.092.700 saham. Perusahaan ini merupakan kemitraan antara Sandiaga Salahuddin Uno dan Roestandi Tsamanov.

        PT Bumi Hijau Sedaya menyerap 41.237.100 saham.

        Interra Resources Limited, perusahaan asal Singapura yang bergerak di sektor energi dan sumber daya, berinvestasi melalui anak usahanya di Indonesia.

        Selain itu, investor lama seperti Andreas Tjahjadi, Leonard Tanubrata, serta Ridzki Kramadibrata (mantan Presiden Grab Indonesia) juga turut serta dalam aksi ini.

        Manajemen MUTU menegaskan bahwa semua investor tersebut tidak memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham pengendali, direksi, maupun dewan komisaris perseroan.

        Direktur Keuangan MUTU, Sumarna, menyambut positif masuknya investor baru ini. Menurutnya, kepercayaan dari para investor strategis akan menjadi bahan bakar bagi MUTU untuk tumbuh lebih cepat.

        "Kehadiran mereka menegaskan bahwa visi bisnis jangka panjang kami berada di jalur yang tepat,” ujar Sumarna.

        Sandiaga Salahuddin Uno menambahkan bahwa investasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap transformasi ekonomi hijau di Indonesia. Ia melihat MUTU memiliki peran penting sebagai penyedia layanan sertifikasi, pengujian, dan verifikasi keberlanjutan.

        Dana hasil private placement akan digunakan untuk memperkuat kapasitas operasional, antara lain:

        Ekspansi laboratorium di sektor Halal.

        Pengembangan bisnis Testing, Inspection, Certification, Verification, and Assurance (TICVA).

        Percepatan pengembangan layanan karbon dan dekarbonisasi.

        Langkah ini sejalan dengan kewajiban perdagangan karbon yang mulai berlaku pada 2026.

        Pasca-transaksi, total saham MUTU yang ditempatkan dan disetor penuh meningkat menjadi 3.452.228.885 lembar. Dilusi kepemilikan saham bagi pemegang lama sekitar 8,96%.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: