Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah X Jawa Barat menggelar Bazar Emas Lelang di Bandung sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas dengan harga yang lebih terjangkau. Masyarakat dapat membeli emas batangan maupun perhiasan hasil lelang secara tunai ataupun melalui skema cicilan dengan pembiayaan Pegadaian.
Bazar yang berlangsung pada 29 Juni hingga 4 Juli 2026 di Kantor Wilayah Pegadaian Bandung, Jalan Pungkur, Kota Bandung, terbuka untuk masyarakat umum, termasuk yang belum menjadi nasabah Pegadaian.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah X Jawa Barat, Eko Supriyanto, mengatakan emas yang dijual merupakan barang jaminan nasabah yang tidak ditebus hingga jatuh tempo dan kemudian dilelang sesuai ketentuan.
“Jadi masyarakat selain nasabah juga bisa membeli barang-barang lelang yang ada di Pegadaian. Acaranya berlangsung dari 29 Juni sampai hari Sabtu. Siapa pun boleh datang untuk memilih emas perhiasan maupun emas batangan yang tersedia,” kata Eko Supriyanto didampingi Kepala Bagian Pemasaran dan Penjualan Pegadaian Kanwil Bandung, Anggi Andriani Puji Lestari, Selasa (30/6/2026).
Selain pembayaran tunai, Pegadaian menyediakan skema pembiayaan agar masyarakat dapat membeli emas dengan dana awal yang lebih ringan. Melalui fasilitas tersebut, pembeli cukup menyediakan uang muka, sedangkan sisa pembayaran dapat dibiayai melalui mekanisme gadai atas emas yang dibeli.
“Misalnya harga emas Rp5 juta, pembeli hanya memiliki dana Rp1 juta. Dana itu bisa menjadi uang muka, sedangkan sisanya dapat dicicil melalui fasilitas gadai sehingga masyarakat tetap bisa memiliki emas untuk investasi,” jelasnya.
Menurut Eko, harga emas dalam bazar mengikuti harga pasar. Namun, emas hasil lelang dinilai lebih ekonomis karena tidak dibebani ongkos pembuatan sebagaimana pembelian perhiasan baru di toko emas.
Baca Juga: Gonjang-ganjing Ekonomi, Emas Kembali Jadi 'Penyelamat' Keuangan?
Baca Juga: Kebijakan Suku Bunga Negara Maju Dorong Penurunan Harga Acuan Emas
Bazar dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 15.00–16.00 WIB. Perseroan tidak menetapkan target nilai transaksi dalam kegiatan tersebut, melainkan berfokus memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas.
“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang mulai berinvestasi emas melalui bazar ini karena harganya lebih terjangkau,” ujarnya.
Di sisi lain, Pegadaian juga mencatat peningkatan aktivitas gadai menjelang tahun ajaran baru. Perseroan memperkirakan transaksi gadai meningkat sekitar 50% dibandingkan hari biasa, didorong meningkatnya kebutuhan biaya pendidikan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: