Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kontribusi PHE Capai 65% Produksi Minyak RI, Eksplorasi Diperkuat Perkuat Demi Ketahanan Energi

        Kontribusi PHE Capai 65% Produksi Minyak RI, Eksplorasi Diperkuat Perkuat Demi Ketahanan Energi Kredit Foto: PHE
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memperkuat perannya dalam menjaga ketahanan energi nasional dengan mempertahankan pertumbuhan produksi migas di tengah tantangan penurunan alamiah (natural decline) lapangan migas. Memasuki usia ke-19 tahun, Subholding Upstream Pertamina itu juga mempercepat pengembangan lapangan, eksplorasi, dan penerapan teknologi untuk menopang produksi nasional.

        Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y. Nasroen, mengatakan PHE terus bertransformasi menjadi perusahaan hulu migas yang lebih tangguh dan adaptif guna menjaga keberlanjutan produksi migas nasional.

        “Selama 19 tahun, PHE terus memperkuat perannya sebagai tulang punggung produksi migas nasional. Di tengah tantangan natural decline yang semakin tinggi, kami mampu menjaga pertumbuhan produksi melalui pengembangan lapangan secara agresif, penerapan teknologi, eksplorasi yang berkelanjutan, serta pengelolaan operasi yang unggul,” ujar Hermansyah.

        Saat ini, PHE menyumbang sekitar 65% produksi minyak nasional37% produksi gas nasional, serta mengelola sekitar 27% blok migas di Indonesia.

        Untuk menjaga keberlanjutan produksi, PHE meningkatkan aktivitas eksplorasi dan pengembangan wilayah kerja. Sepanjang periode 2022–2025, perseroan memperoleh sembilan wilayah kerja eksplorasi baru, termasuk tiga wilayah kerja yang diperoleh pada 2025, yakni Binaiya di Maluku, Lavender di Sulawesi Tenggara, dan Bobara di Papua.

        Di sisi eksplorasi, PHE juga mencatatkan penemuan potensi sumber daya kontingen (2C) sebesar 1.097,43 juta barel setara minyak (MMBOE). Kontribusi terbesar berasal dari temuan Migas Non Konvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan sebesar 724,22 juta barel minyak (MMBO).

        Perseroan juga mempercepat penerapan teknologi untuk meningkatkan produktivitas lapangan migas. Beberapa proyek yang telah dijalankan antara lain implementasi multistage fracturing pertama pada sumur horizontal Kotabatak, pengembangan North Duri Development Area 14 melalui teknologi steamflood, serta penerapan Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) di Minas Area A.

        Pada 2026, PHE menyiapkan sejumlah program strategis untuk meningkatkan produksi sekaligus memperkuat cadangan migas nasional. Program tersebut meliputi revitalisasi aset eksisting, pengembangan lapangan baru (greenfield), implementasi Enhanced Oil Recovery (EOR), eksplorasi migas konvensional dan nonkonvensional, optimalisasi fiskal, hingga pengembangan teknologi Carbon Capture and Storage/Carbon Capture, Utilization and Storage (CCS/CCUS).

        Baca Juga: Produksi PHE Tembus 1 Juta BOEPD pada 2025, Temuan Sumber Daya Baru Lampaui 1 Miliar BOE

        Baca Juga: Pertamina Perkuat Distribusi Energi, BBM dan LPG Dipastikan Menjangkau Pelosok RI

        Strategi tersebut akan diwujudkan melalui pengembangan sejumlah proyek utama, di antaranya Lapangan Akasia PrimaPadang PancuranOO OX ONWJSisi Nubi AOISouth SenoroManpatu, dan Masela. Selain itu, PHE juga akan melakukan rejuvenasi aset di BenuangLima ONWJABABTanjung Miring BaratLembak Kemang Tapus, dan Salawati, serta melanjutkan eksplorasi laut dalam di Natuna Timur.

        Selain memperkuat kinerja operasional, PHE menyatakan akan terus mengembangkan bisnis hulu migas dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perseroan juga menerapkan kebijakan Zero Tolerance on Bribery melalui implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah mengacu pada standar ISO 37001:2016.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: