Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,92% ke level 5.695,12 pada perdagangan Selasa (1/7/2026). Penguatan indeks didorong oleh kenaikan saham-saham sektor energi dan industri dasar (basic industry), di tengah mayoritas saham yang mencatatkan kenaikan.
Berdasarkan data perdagangan, IHSG sempat dibuka di level 5.640,61, bergerak di kisaran 5.607,45 hingga 5.737,74, sebelum ditutup di level 5.695,12. Nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat mencapai Rp10.011 triliun.
Aktivitas perdagangan juga terbilang ramai dengan volume transaksi mencapai 17,02 miliar saham senilai Rp10,24 triliun yang ditransaksikan sebanyak 1,539 juta kali.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 391 saham menguat, 263 saham melemah, sedangkan 305 saham ditutup tidak berubah.
Secara sektoral, saham energi menjadi penopang utama penguatan indeks setelah naik 2,61%, diikuti sektor basic industry yang menguat 2,60%. Sektor infrastruktur juga mencatat kenaikan 1,38%, disusul sektor consumer cyclicalsebesar 0,82%, teknologi0,62%, kesehatan0,36%, dan industri0,30%.
Sebaliknya, sektor transportasi terkoreksi 0,91%, diikuti sektor keuangan dan consumer non-cyclical yang masing-masing turun 0,38%. Sementara sektor properti melemah tipis 0,05%.
Di jajaran saham berkapitalisasi pasar terbesar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih menjadi emiten dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar di BEI sebesar Rp683 triliun. Posisi berikutnya ditempati PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan kapitalisasi Rp449 triliun, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) sebesar Rp430 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp400 triliun, serta PT Bayan Resources Tbk (BYAN) senilai Rp391 triliun.
Pada perdagangan hari ini, saham BREN menjadi salah satu kontributor penguatan dengan kenaikan 8,74% ke level Rp3.360 per saham. Sementara BBCA naik 0,90% ke Rp5.600, BYAN menguat 2,84% ke Rp11.750, sedangkan BBRIterkoreksi 2,20% ke level Rp2.670. Adapun DCII ditutup stagnan di Rp180.500.
Baca Juga: IHSG Rebound ke 5.659 Jelang Rilis Data Inflasi dan Perdagangan RI
Baca Juga: IHSG Berdarah di Akhir Juni! Ambles Hingga 3%, Saham Big Caps Terkapar
Baca Juga: IHSG Berdarah di Akhir Juni! Ambles Hingga 3%, Saham Big Caps Terkapar
Di kelompok saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers), PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO)memimpin setelah melonjak 34,38% ke level Rp172. Posisi berikutnya ditempati PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) yang naik 28,71%, PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) menguat 28,33%, PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) naik 25,98%, serta PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) menguat 23,73%.
Sementara itu, daftar saham dengan pelemahan terdalam (top losers) dipimpin PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) yang turun 14,92%. Diikuti PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) yang melemah 14,86%, PT Sinarmas Asset Management (XSPI) turun 14,71%, PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) terkoreksi 13,56%, dan PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) turun 12,31%.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: