Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Banyak 'Lokasi Aneh' Kopdes Merah Putih, Menteri Koperasi: Jumlahnya Tidak Sampai 10 Unit

        Banyak 'Lokasi Aneh' Kopdes Merah Putih, Menteri Koperasi: Jumlahnya Tidak Sampai 10 Unit Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah menindaklanjuti sejumlah aduan masyarakat terkait lokasi Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang dinilai kurang ideal. Meski demikian, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan jumlah laporan tersebut sangat kecil dibandingkan keseluruhan program pembangunan koperasi yang tengah berjalan di berbagai daerah.

        Ferry mengatakan, berdasarkan hasil pendataan terhadap laporan masyarakat maupun unggahan di media sosial, aduan mengenai lokasi Kopdes Merah Putih jumlahnya tidak sampai 10 unit. Angka tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan puluhan ribu koperasi yang saat ini sedang dibangun pemerintah.

        "Kalau jumlahnya saya sudah hitung dari semua masukan masyarakat atau yang ada di media sosial, jumlahnya kurang dari 10 dari 30 ribu yang sedang dibangun," kata Ferry dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (2/7/2026) dikutip dari ANTARA.

        Pernyataan itu disampaikan setelah beredar sejumlah video di media sosial yang menampilkan lokasi beberapa Kopdes Merah Putih. Dalam unggahan tersebut, sejumlah koperasi dinilai berada di lokasi yang kurang strategis, seperti di lereng perbukitan, menghadap area persawahan, berdampingan dengan koperasi lain, hingga berada di dekat kawasan pemakaman.

        Meski demikian, Ferry menilai temuan tersebut tidak dapat dijadikan gambaran umum pelaksanaan program Kopdes Merah Putih. Menurutnya, kasus yang muncul hanya mencakup sebagian kecil dari total pembangunan koperasi yang sedang berlangsung.

        Pemerintah, lanjut Ferry, tetap akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk melalui proses verifikasi dan validasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah lokasi yang dipersoalkan memang tidak sesuai sebelum pemerintah mengambil keputusan lebih lanjut.

        Ia menjelaskan bahwa sejak awal penentuan lokasi Kopdes Merah Putih dilakukan melalui musyawarah antara masyarakat desa dan pemerintah desa. Karena itu, apabila hasil verifikasi menunjukkan lokasi memang kurang layak, pemerintah akan kembali berdiskusi dengan masyarakat dan kepala desa untuk menentukan solusi terbaik.

        "Kami akan pikirkan, kami akan carikan solusinya sekiranya memang itu dianggap kurang," ujarnya.

        Saat ditanya mengenai kemungkinan relokasi, Ferry mengatakan pemerintah belum mengambil keputusan. Menurutnya, langkah apa pun baru akan dipertimbangkan setelah proses verifikasi selesai dan dilakukan pembahasan bersama kementerian, lembaga terkait, pemerintah daerah, serta pemerintah desa.

        Baca Juga: dr. Tifa Didampingi 25 Advokat, Jaksa Beberkan Awal Mula Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi

        "Nanti kami pikirkan, kami cari solusinya. Tapi itu kan ada proses verifikasi, validasi melibatkan pemerintah, lembaga yang lain juga. Kita akan kembali bermusyawarah dengan masyarakat desa dan kepala desanya juga," katanya.

        Di tengah munculnya sejumlah aduan tersebut, Ferry memastikan pembangunan Kopdes Merah Putih terus menunjukkan perkembangan. Berdasarkan data Dashboard Simkopdes per 2 Juli 2026, dari sekitar 35 ribu lokasi gerai koperasi yang telah terverifikasi, sebanyak 20 ribu unit saat ini berada dalam tahap pembangunan, sementara sekitar 14 ribu Kopdes Merah Putih telah selesai dibangun sepenuhnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: