Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kontroversi Argentina Vs Mesir! Wasit Dituding Rugikan Mesir, Pemain Sebut Piala Dunia Sudah 'Diatur'

        Kontroversi Argentina Vs Mesir! Wasit Dituding Rugikan Mesir, Pemain Sebut Piala Dunia Sudah 'Diatur' Kredit Foto: Instagram/egyptnt
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Wasit asal Prancis François Letexier kembali menjadi pusat perhatian setelah memimpin pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Mesir. Sejumlah keputusan kontroversial yang diambilnya sepanjang laga memicu gelombang protes dari kubu Mesir hingga menjadi perbincangan luas di media sosial.

        Argentina memastikan tiket ke perempat final usai menang dramatis 3-2 atas Mesir di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta. Namun, kemenangan tersebut dibayangi kontroversi kepemimpinan Letexier yang dinilai merugikan The Pharaohs.

        Beberapa keputusan yang dipersoalkan antara lain penalti Mesir yang tidak diberikan, gol yang dianulir melalui tinjauan VAR, hingga sejumlah insiden lain yang dianggap luput dari pemeriksaan wasit video.

        Kekecewaan paling keras datang dari striker Mesir Mostafa Ziko. Ia menilai kepemimpinan Letexier telah menghancurkan perjuangan timnya yang sempat unggul dua gol atas juara bertahan.

        "Wasit tidak adil, sama sekali tidak adil. Dia berlaku tidak adil dan melakukan ketidakadilan yang sangat jelas. Dia menghancurkan perjuangan seluruh bangsa," kata Ziko.

        Menurut Ziko, sejak awal pertandingan Mesir sudah diperlakukan tidak adil sehingga sulit mempertahankan keunggulan mereka.

        "Tidak mungkin kami bisa mengalahkan Argentina dengan skor 2-0. Ini adalah Piala Dunia yang sudah diatur. Semoga Tuhan melindungi kami," ujarnya.

        Nada serupa disampaikan pelatih Mesir, Hossam Hassan. Ia mengaku kecewa karena sejumlah keputusan wasit dinilai mengubah jalannya pertandingan dan berpengaruh langsung terhadap hasil akhir.

        Hassan menyoroti penalti yang tidak diberikan kepada Mesir, gol timnya yang dianulir, hingga beberapa insiden lain yang menurutnya tidak diperlakukan secara adil melalui VAR.

        "Hidup ini memang tidak adil. Dunia ini tidak adil. Tapi mengapa tidak ada keadilan dalam olahraga? Saya tidak bisa menerima hasil ini dan cara pertandingan berjalan," kata Hassan.

        Pelatih Mesir itu bahkan melontarkan sindiran bahwa ada pihak yang ingin Argentina tetap bertahan di turnamen demi Lionel Messi.

        "Mungkin mereka ingin mempertahankan sang juara dunia di kompetisi ini? Mungkin mereka ingin Messi tetap berkompetisi?" ujarnya.

        Hassan mengungkapkan dirinya juga telah menyampaikan protes langsung kepada François Letexier setelah pertandingan berakhir. Menurutnya, kemenangan Argentina tidak mencerminkan jalannya pertandingan.

        "Saya memberi tahu wasit bahwa apa yang terjadi itu tidak adil. Ini adalah kemenangan yang tidak layak bagi Argentina. Setelah saya pulang ke negara saya, saya tidak akan pernah menonton Piala Dunia lagi karena tidak ada keadilan dalam kompetisi ini."

        Baca Juga: Bukan Nasib Buruk, Ada Faktor Eksternal di Balik Kemenangan Argentina atas Mesir di Piala Dunia 2026

        Kontroversi kepemimpinan François Letexier pun menjadi salah satu topik yang paling ramai diperbincangkan setelah laga Argentina kontra Mesir. Tidak sedikit warganet, termasuk dari Indonesia, yang kembali menyoroti rekam jejak wasit asal Prancis tersebut dalam memimpin pertandingan-pertandingan besar.

        Terlepas dari kontroversi yang terjadi, Argentina tetap melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 dan dijadwalkan menghadapi Swiss dalam perebutan tiket menuju semifinal.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: