Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Antusiasme Tinggi, Volume Kargo Haji Pos Indonesia di Madinah Capai 70 Ton

        Antusiasme Tinggi, Volume Kargo Haji Pos Indonesia di Madinah Capai 70 Ton Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Layanan Kargo Haji PT Pos Indonesia (Persero) kembali mendapat apresiasi dari para jemaah haji Indonesia pada penyelenggaraan ibadah haji 2026. Layanan yang memfasilitasi pengiriman barang dan oleh-oleh dari Tanah Suci langsung ke alamat tujuan di Indonesia itu dinilai membantu jemaah menjalankan ibadah dengan lebih nyaman tanpa terbebani kelebihan bagasi saat pulang ke Tanah Air.

        Sepanjang musim haji 2026, layanan tersebut beroperasi penuh di Makkah dan Madinah dengan tarif pengiriman melalui jalur udara mulai 23 riyal per kilogram. Barang kiriman diperkirakan tiba di Indonesia dalam waktu 7 hingga 14 hari.

        Tingginya minat jemaah tercermin dari volume pengiriman yang terus meningkat. Dalam 10 hari pertama operasional di Madinah, Pos Indonesia telah menangani pengiriman barang jemaah dengan total volume sekitar 60 hingga 70 ton.

        Berbagai testimoni positif juga disampaikan para pengguna layanan. Salah satunya datang dari Rustam, perwakilan jemaah asal Sulawesi Selatan, yang mengaku puas dengan proses pelayanan mulai dari pengepakan hingga pengiriman barang.

        Menurutnya, petugas memberikan perhatian terhadap keamanan barang dan melayani jemaah dengan baik, termasuk rombongan dari Sulawesi Selatan dan Kabupaten Wajo.

        Apresiasi serupa disampaikan Siti Sa'diah, jemaah asal Kabupaten Ciamis. Setelah sebelumnya menggunakan layanan tersebut saat berada di Madinah, ia kembali mempercayakan pengiriman barangnya melalui Pos Indonesia ketika berada di Makkah karena pengalaman pengiriman sebelumnya dinilai cepat dan memuaskan.

        Selain memudahkan pengiriman oleh-oleh, layanan ini juga menawarkan fasilitas penjemputan barang langsung dari pemondokan jemaah. Petugas melakukan proses pengemasan secara aman sebelum barang dikirim ke Indonesia.

        Fasilitas penjemputan tersebut dinilai sangat membantu, terutama bagi jemaah lanjut usia yang kesulitan membawa barang dalam jumlah besar. Untuk menjamin keamanan kiriman, setiap paket melalui proses pemeriksaan dan penguatan kemasan di titik keberangkatan. Pos Indonesia juga menyediakan mekanisme klaim apabila terjadi kerusakan selama proses pengiriman.

        Pelaksana Tugas Direktur Utama sekaligus Direktur Transformasi dan IT PT Pos Indonesia (Persero), Prasabri Pesti, mengatakan apresiasi dari para jemaah menjadi indikator keberhasilan perusahaan dalam menghadirkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

        Ia menjelaskan bahwa layanan Kargo Haji tidak hanya berfungsi sebagai jasa pengiriman barang, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen Pos Indonesia dalam mendampingi masyarakat pada momen penting, termasuk saat menjalankan ibadah haji.

        Prasabri menambahkan, pengembangan layanan tersebut merupakan bagian dari transformasi perusahaan untuk memperkuat posisinya sebagai simpul utama logistik nasional. Transformasi itu dilakukan melalui penguatan ekosistem logistik end-to-end, perluasan jaringan internasional, serta peningkatan kualitas layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

        Menurutnya, Pos Indonesia akan terus meningkatkan kualitas layanan Kargo Haji dengan memanfaatkan jaringan logistik yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia dan pengalaman panjang perusahaan di sektor logistik.

        Baca Juga: Pos Indonesia Gandeng KPK Perkuat Budaya Antikorupsi dan Tata Kelola Perusahaan

        Ia juga menilai keberhasilan layanan tersebut sejalan dengan agenda transformasi BUMN dalam meningkatkan efisiensi, memperkuat integrasi ekosistem logistik, serta meningkatkan daya saing nasional. Melalui kolaborasi dengan berbagai kementerian, lembaga, dan mitra strategis, Pos Indonesia terus memperkuat perannya sebagai penghubung logistik domestik maupun internasional dengan layanan yang lebih mudah, cepat, aman, dan sesuai regulasi.

        Layanan Kargo Haji Pos Indonesia pertama kali dihadirkan pada penyelenggaraan ibadah haji 2024. Pada musim haji 2026, layanan tersebut memasuki tahun ketiga operasionalnya. Selain melayani kebutuhan jemaah haji, Pos Indonesia juga mengembangkan layanan kargo internasional bagi jemaah umrah dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai bagian dari penguatan ekosistem logistik lintas negara.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: