Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BPDP Tampilkan Inovasi Sawit untuk Pangan hingga Energi Terbarukan di PERISAI 2026

        BPDP Tampilkan Inovasi Sawit untuk Pangan hingga Energi Terbarukan di PERISAI 2026 Kredit Foto: Kementerian Keuangan
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP) mendorong pemanfaatan hasil riset kelapa sawit sebagai teknologi dan produk yang memberi nilai tambah bagi masyarakat maupun industri.

        Komitmen tersebut akan diperkuat melalui penyelenggaraan Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20–21 Juli 2026. 

        Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mochmad Alfansyah, mengatakan riset dan inovasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing industri kelapa sawit nasional. 

        Alfansyah menegaskan, BPDP tidak hanya mendukung peningkatan produktivitas perkebunan, tetapi juga pembiayaan riset yang mampu menghasilkan produk dan teknologi bernilai ekonomi.

        "Berbagai hasil riset yang didukung BPDP telah menghasilkan inovasi di bidang pangan, kesehatan, energi terbarukan, biomaterial, hingga rekayasa industri. Inilah bukti bahwa sawit memiliki potensi yang sangat besar untuk mendukung pembangunan nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global," ujar Mochmad Alfansyah saat media briefing di Jakarta, Rabu (15/7/2026).

        Menurutnya, Ajang ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, akademisi, peneliti, pelaku industri, hingga investor untuk mempercepat hilirisasi inovasi di sektor sawit.

        PERISAI 2026 juga menjadi ajang bagi BPDP untuk menampilkan berbagai hasil penelitian yang telah didanai selama lebih dari satu dekade. 

        Baca Juga: BPDP Pastikan Dana Sawit Cukup Danai Program B50 hingga Solar Murah Nelayan

        Baca Juga: Sumbang Devisa Jumbo, Kementan Kebut Pembenahan Tata Niaga Kelapa Sawit Nasional

        Selama periode tersebut, lembaga ini telah mendukung ratusan penelitian yang melibatkan berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset di Indonesia.

        Ia menjelaskan, salah satu fokus utama BPDP saat ini adalah memastikan hasil penelitian dapat dihilirisasikan sehingga memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha maupun pekebun sawit rakyat.

        "Kami ingin membangun ekosistem inovasi yang kuat. Karena itu, PERISAI bukan sekadar forum ilmiah, tetapi menjadi ruang bertemunya peneliti, pemerintah, industri, pelaku usaha, dan investor agar hasil riset dapat diterapkan secara luas, termasuk oleh pekebun rakyat," tutupnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Cita Auliana
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: