Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Tangkap Begal Berhadiah Rp50 Juta, Syaratnya Ditangkap Hidup-Hidup

        Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Tangkap Begal Berhadiah Rp50 Juta, Syaratnya Ditangkap Hidup-Hidup Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Maraknya aksi kejahatan jalanan di wilayah Jawa Barat mendorong lahirnya langkah tak biasa dari pemerintah provinsi. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi membuka sayembara berhadiah uang tunai senilai Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil melumpuhkan dan menangkap pelaku kejahatan seperti begal, perampok, maupun pencuri.

        Pengumuman sayembara tersebut disampaikan Kang Dedi, sapaan akrabnya melalui unggahan video sebagai langkah tegas menyikapi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di berbagai daerah di Jawa Barat.

        "Saya memberikan sayembara pada seluruh warga Jabar yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok. Kami siapkan hadiah dari Rp5 juta sampai Rp50 juta bagi yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup," ujar Dedi Mulyadi.

        Syarat Utama: Pelaku Diserahkan Hidup-Hidup ke Polisi

        Dedi menegaskan bahwa masyarakat yang melumpuhkan pelaku kejahatan diwajibkan menyerahkannya kepada pihak kepolisian dalam kondisi hidup. Langkah ini diambil untuk memastikan proses hukum tetap berjalan sekaligus menghindari tindakan main hakim sendiri hingga menyebabkan kematian.

        Selain membuka sayembara bagi warga, Dedi menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi intensif dengan jajaran kepolisian, khususnya Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya, guna memperketat pengamanan di titik-titik rawan.

        "Mobil patroli harus siaga setiap malam. Terima kasih untuk warga yang sudah bersih siskamling, menjaga diri dan menjaga lingkungan. Ini adalah prinsip dasar kita hidup bergotong royong," tambahnya.

        Melalui imbauan tersebut, Dedi mengajak seluruh lapisan masyarakat Jawa Barat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak takut menghadapi ancaman kriminalitas di lingkungan masing-masing.

        Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap partisipasi aktif warga melalui posko siskamling dan kesiapsiagaan bersama dapat menekan angka kriminalitas jalanan yang meresahkan masyarakat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: