Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Iran Serang Pangkalan Militer AS di Yordania, Semua Rudal Dicegat

        Iran Serang Pangkalan Militer AS di Yordania, Semua Rudal Dicegat Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Jeda konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali pecah. Iran meluncurkan sejumlah rudal balistik yang diarahkan ke pasukan Amerika Serikat di Yordania.

        Komando Pusat AS atau CENTCOM menyebut serangan tersebut sebagai upaya serangan mendadak. Seluruh rudal yang diluncurkan Iran diklaim berhasil dicegat.

        "Pasukan Korps Garda Revolusi Islam meluncurkan beberapa rudal balistik dari Iran dalam upaya serangan mendadak terhadap pasukan AS yang berbasis di Timur Tengah," demikian pernyataan CENTCOM.

        "Semua rudal Iran berhasil dicegat. Pasukan AS tetap waspada dan dalam keadaan siaga tinggi."

        Seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan rudal tersebut diarahkan ke pangkalan militer AS di Yordania. Serangan ini menjadi serangan rudal pertama Iran terhadap pangkalan AS di kawasan tersebut sejak Presiden Donald Trump menghentikan sementara serangan terhadap Iran.

        Laporan mengenai serangan tersebut muncul setelah kedua pihak menahan diri dari serangan selama beberapa hari. Jeda itu sebelumnya memunculkan harapan bahwa Washington dan Teheran dapat kembali membuka jalur diplomasi.

        Situasi kini kembali memanas setelah Iran meluncurkan rudal balistik ke arah pasukan AS. Serangan tersebut juga meningkatkan kekhawatiran bahwa jeda pertempuran akan berakhir dan konflik kembali memasuki fase eskalasi.

        Ketegangan sebelumnya meningkat setelah rangkaian serangan AS terhadap Iran. Teheran kemudian merespons dengan serangan rudal dan drone yang menyasar kepentingan militer Amerika Serikat serta sekutu Washington di kawasan Timur Tengah.

        Yordania juga melaporkan adanya serangan rudal dari Iran. Sistem pertahanan udara Yordania disebut mencegat lima rudal Iran pada Rabu pagi, sementara tidak ada laporan mengenai korban dalam serangan tersebut.

        Baca Juga: Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Iran Klaim Wilayahnya Dibombardir

        Serangan terbaru itu terjadi ketika Presiden AS Donald Trump tengah membuka peluang bagi diplomasi. Sebelumnya, Trump mengatakan masih ada peluang untuk mencapai kemajuan dalam negosiasi dengan Iran.

        Namun, perkembangan terbaru menunjukkan situasi kawasan masih sangat rentan. Serangan rudal Iran terhadap pasukan AS di Yordania berpotensi kembali meningkatkan eskalasi konflik di Timur Tengah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: