Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Amerika Kesulitan Tentukan 'Endgame' Perang Iran: Trump Tidak Menyangka Akan Sesulit Ini

        Amerika Kesulitan Tentukan 'Endgame' Perang Iran: Trump Tidak Menyangka Akan Sesulit Ini Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan masih menghadapi kesulitan menentukan "endgame" atau tujuan akhir dalam perang melawan Iran. Belum adanya kesepakatan mengenai sasaran utama operasi militer disebut menjadi salah satu penyebab strategi penyelesaian konflik hingga kini belum jelas.

        Laporan NBC News mengungkapkan bahwa hingga saat ini para pejabat senior negara terkait belum memiliki pandangan yang benar-benar sama mengenai arah akhir perang dari Iran dan Amerika.

        Baca Juga: Blunder Tangani Bank Indonesia (BI) Bisa Jadi Awal Mimpi Buruk Prabowo: Rakyat Juga Akan Menderita

        Seorang Pejabat Amerika Serikat mengatakan perbedaan tersebut membuat proses penyusunan strategi semakin rumit. Ia menyebut, pemerintah masih memperdebatkan apa sebenarnya target utama operasi militer terhadap Iran.

        "Apakah fokusnya mencegah musuh memperoleh senjata nuklir, memastikan jalur dagang tetap terbuka bagi pelayaran internasional, atau menghancurkan kemampuan rudal dan drone Iran," katanya, dikutip Kamis (30/7/2026).

        Belum adanya kesepakatan mengenai prioritas tersebut membuat penyusunan strategi akhir perang menjadi semakin sulit. Sekutu Donald Trump juga mengungkapkan bahwa sejak awal belum ada strategi yang benar-benar matang mengenai bagaimana perang akan diakhiri.

        "Saya rasa dia tidak menyangka akan sesulit ini membuat Iran menyetujui sebuah kesepakatan. Tidak ada strategi yang benar-benar jelas mengenai berapa lama perang akan berlangsung atau bagaimana mencapai titik akhirnya. Dia tidak pernah bermaksud perang ini menjadi konflik yang panjang," ujar Sekutu Trump.

        Adapun Gedung Putih membantah berbagai laporan yang menyebut pemerintah kehilangan kesabaran akibat situasi perang dengan Iran di Timur Tengah.

        Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menegaskan presiden tetap memimpin proses pengambilan keputusan dan memiliki kepercayaan penuh terhadap timnya.

        Baca Juga: Amien Rais: 10 Tahun Jokowi Bikin Korupsi Lepas Kendali, Nah di Bawah Prabowo Sekarang Pemain...

        "Informasi itu tidak benar. Presiden memiliki tim yang hebat yang ia percayai, dan semua orang di tim mengetahui bahwa dialah pengambil keputusan terakhir," ujar Leavitt.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: