Dedi Mulyadi Beri Hadiah Penangkap Maling, Tegaskan Bukan Sayembara Rp50 Juta
Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan hadiah yang diberikan kepada warga yang berhasil melumpuhkan maling bukan merupakan bagian dari sayembara. Menurutnya, uang tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas keberanian warga dalam membantu menghentikan aksi kejahatan.
Penjelasan itu disampaikan Dedi melalui unggahan di akun TikTok pribadinya pada Sabtu (1/8/2026). Ia mengatakan warga yang menerima hadiah bertindak atas inisiatif sendiri, bukan karena mengejar imbalan.
"Ini bukan sayembara. Tapi saya memang sudah menyampaikan siapa yang bisa melumpuhkan maling pasti ada hadiahnya. Tapi bapak waktu itu melumpuhkan karena keberanian," ujar Dedi.
Sebelumnya, Dedi sempat menyatakan akan memberikan hadiah hingga Rp50 juta kepada warga yang membantu menangkap pelaku begal. Pernyataan tersebut kemudian memicu perdebatan dan mendapat sorotan dari berbagai pihak.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Meminta Oknum Pegawai Dishub Bekasi Dipecat
Salah satu kritik datang dari Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. Ia mengingatkan bahwa pelibatan masyarakat dalam penangkapan pelaku kejahatan berpotensi memicu tindakan main hakim sendiri.
Yusril menegaskan penanganan tindak pidana merupakan kewenangan aparat penegak hukum. Karena itu, masyarakat diimbau tetap mengedepankan keselamatan dan menyerahkan proses penindakan kepada pihak berwenang.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: