Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Raup USD25,8 Miliar, Türkiye Optimistis Pariwisata Bangkit pada Paruh Kedua 2026

        Raup USD25,8 Miliar, Türkiye Optimistis Pariwisata Bangkit pada Paruh Kedua 2026 Kredit Foto: Turki
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Türkiye menerima 25,8 juta wisatawan internasional sepanjang semester I 2026 dengan pendapatan sektor pariwisata mencapai USD25,8 miliar, meski jumlah kunjungan sedikit menurun akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

        Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Türkiye Mehmet Nuri Ersoy menyampaikan, kinerja sektor pariwisata pada enam bulan pertama tahun ini tetap terjaga di tengah ketidakpastian global. Capaian tersebut diumumkan dalam konferensi pers di Istanbul, 31 Juli 2026.

        Menurut Ersoy, konflik di Timur Tengah dan penutupan wilayah udara di sejumlah negara kawasan memberikan dampak terhadap permintaan perjalanan internasional. Namun, operasional sektor penerbangan dan bandara di Türkiye tetap berjalan normal.

        "Ketegangan regional di Timur Tengah serta ketidakpastian global telah mempengaruhi permintaan pariwisata pada paruh pertama tahun 2026. Meskipun Türkiye tidak terlibat dalam konflik tersebut dan seluruh maskapai penerbangan serta bandara kami tetap beroperasi tanpa gangguan, penutupan wilayah udara di Timur Tengah menyebabkan sedikit penurunan permintaan," ujar Ersoy, dalam keterangan resmi, Jakarta, Rabu (5/8/2026). 

        Pada semester I 2025, Türkiye menerima 26,4 juta wisatawan, sedangkan pada periode yang sama tahun ini jumlahnya mencapai 25,8 juta wisatawan.

        Meski jumlah kunjungan menurun, pendapatan sektor pariwisata tetap bertahan di level tahun sebelumnya, yakni USD25,8 miliar.

        "Kami telah memulai paruh kedua tahun ini dengan sangat baik, dan proyeksi kami saat ini menunjukkan kinerja yang akan jauh lebih kuat hingga akhir tahun. Berkat berbagai inisiatif strategis yang kami jalankan, kami berhasil mempertahankan pendapatan sektor pariwisata pada tingkat yang sama seperti tahun 2025, dengan menutup paruh pertama tahun ini dengan capaian yang solid sebesar USD25,8 miliar," kata Ersoy.

        Baca Juga: Tarik Lebih Banyak Wisatawan Indonesia, Singapore Tourism Board Gandeng TransNusa Tawarkan Promo dan Paket Penerbangan Murah

        Baca Juga: Selangor Targetkan Okupansi Wisatawan Medis Asal Indonesia Naik 5 PersenTürkiye menerima 25,8 juta wisatawan internasional pada semester I 2026 dengan pendapatan pariwisata mencapai USD25,8 miliar meski terdampak gejolak global.

        Selain menjaga pendapatan sektor pariwisata, Türkiye juga mencatat peningkatan kualitas belanja wisatawan. Rata-rata lama tinggal wisatawan meningkat 0,5% menjadi 10,01 malam, sementara rata-rata pengeluaran per malam naik 2,6%menjadi USD109.

        Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun jumlah wisatawan sedikit berkurang, nilai ekonomi yang dihasilkan dari setiap kunjungan tetap meningkat.

        Dari sisi pasar, Federasi Rusia masih menjadi negara asal wisatawan terbesar dengan 2,65 juta kunjungan. Posisi berikutnya ditempati Jerman dengan 2,44 juta wisatawan, disusul Inggris sebanyak 1,58 juta wisatawan.

        Ketiga negara tersebut tetap menjadi pasar utama bagi industri pariwisata Türkiye pada semester I 2026.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: