Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jokowi Tak Pernah Rela Lepaskan Kekuasaan ke Siapa Pun, Said Didu: Termasuk ke Prabowo

        Jokowi Tak Pernah Rela Lepaskan Kekuasaan ke Siapa Pun, Said Didu: Termasuk ke Prabowo Kredit Foto: Antara/Bayu Pratama S
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu melontarkan analisis tajam mengenai hubungan kekuasaan antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai pengaruh politik mantan presiden itu belum benar-benar berakhir meski tongkat kepemimpinan nasional telah berpindah kepada Prabowo.

        Menurut Said, masih terdapat kekuatan politik yang berupaya mempertahankan pengaruh dari era pemerintahan sebelumnya. Ia bahkan menyebut Jokowi tidak pernah benar-benar rela menyerahkan kekuasaan kepada siapa pun, termasuk Prabowo.

        Baca Juga: Demi Kartu Selamat, Jokowi Bakal Lakukan Apa Pun untuk Menangkan PSI

        “Intinya Jokowi tuh tidak pernah rela melepaskan kekuasaan ke siapapun termasuk Prabowo,” ujar Said Didu dikutip dari kanal YouTube Abraham Samad Speakup, Rabu (19/8/2026).

        Said mengaitkan pandangannya dengan keberadaan sejumlah tokoh yang sebelumnya disebut pernah mendukung wacana perpanjangan masa jabatan Jokowi. Ia menyoroti bagaimana mereka kemudian tetap berada dalam lingkaran pemerintahan Prabowo.

        Ia menyebut beberapa nama seperti Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, Muhaimin Iskandar, hingga Bahlil Lahadalia.

        “Hampir semua tokoh-tokoh yang menginginkan beliau tiga periode itu kan dipakai Prabowo,” kata Said.

        Menurut Said, situasi tersebut menjadi alasan dirinya melihat adanya kesinambungan kekuasaan antara Jokowi dan Prabowo. Ia juga menyoroti posisi Gibran Rakabuming Raka. Politikus muda itu kini menjabat sebagai Wakil Presiden.

        “Artinya Jokowi berhasil, ini keberlanjutan tiga periode sebenarnya,” ucapnya.

        Baca Juga: Amien Rais: Solo Punya Target Politik Tunggal, Yakni Gagalkan Pemerintahan Prabowo

        Bagi Said, persoalan tersebut bukan semata-mata mengenai hubungan personal antara Jokowi dan Prabowo. Ia melihatnya sebagai pertarungan pengaruh yang dapat menentukan arah pemerintahan dan politik nasional ke depan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: