Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Trump Sebut Selat Hormuz Wilayah AS, Rusia: Selera Humor yang Sangat Istimewa

        Trump Sebut Selat Hormuz Wilayah AS, Rusia: Selera Humor yang Sangat Istimewa Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Perwakilan Tetap Rusia untuk organisasi internasional di Wina Mikhail Ulyanov menyindir klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai Selat Hormuz. Trump sebelumnya menyebut jalur strategis tersebut sebagai "wilayah Amerika Serikat".

        Ulyanov menyampaikan sindiran tersebut melalui akun X miliknya. Ia menyebut klaim Trump sebagai lelucon dengan selera humor yang dianggapnya sangat khusus.

        "Gedung Putih mengkonfirmasi bahwa ancaman untuk menyatakan Selat Hormuz sebagai "wilayah AS" hanyalah lelucon. Sebuah selera humor yang sangat istimewa," tulis Ulyanov pada 16 Agustus.

        Komentar tersebut muncul setelah Trump mengunggah sebuah peta yang memasukkan Selat Hormuz sebagai bagian dari wilayah Amerika Serikat. Dalam peta tersebut terdapat tulisan "Wilayah baru AS Selat Hormuz".

        Trump kemudian menyatakan tidak ada negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran mengenai Selat Hormuz. Dia juga menegaskan blokade terhadap kapal-kapal Iran di perairan tersebut masih berlaku sepenuhnya.

        Pemerintah Iran justru memberikan respons berbeda terhadap klaim Trump. Konsulat Jenderal Iran di Hyderabad, India, membalas dengan mengunggah peta Amerika Serikat yang menandai California dengan warna biru.

        "Wilayah baru Republik Islam Iran," tulis akun @IraninHyderabad pada Rabu (19/8).

        Unggahan tersebut langsung mendapat perhatian pengguna media sosial. Postingan itu telah disukai lebih dari 15.100 akun dan dibagikan ulang sekitar 1.700 kali.

        Pemilihan California dalam unggahan tersebut bukan tanpa alasan. Los Angeles County diketahui menjadi salah satu wilayah dengan populasi warga Amerika Serikat keturunan Iran yang cukup besar.

        Baca Juga: Iran Tak Mau Gencatan Senjata dengan AS, Syarat Ini yang Mereka Inginkan

        Data Iranian Diaspora Dashboard dari Center for Near Eastern Studies di University of California memperkirakan sekitar 141.000 warga keturunan Iran tinggal di Los Angeles County. Komunitas Iran di California Selatan berkembang pesat setelah Revolusi Islam Iran pada 1979.

        Kawasan Westwood di Los Angeles bahkan dikenal sebagai pusat kehidupan diaspora Iran. Wilayah tersebut populer dengan sebutan "Tehrangeles" karena kuatnya pengaruh budaya Iran di kawasan itu.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: