Habib Bahar Ditantang untuk Datangi Hercules GRIB: Datang ke Kantor Harus Selamat, Pulang Pun...
Kredit Foto: Ist
Rosario de Marshall alias Hercules memberikan respons mengejutkan di tengah polemik yang menyeret namanya dan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya dan Ricuh di Pejompongan, Jakarta Pusat. Ia justru menyatakan siap menyambut Habib Bahar bin Smith.
Hercules mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengenal sosok tersebut sejak lama. Ia bahkan menyebut hubungan mereka seperti kakak dan adik.
Baca Juga: Menterinya Prabowo usai Tak Terpilih Jadi Ketum PBNU: Maturnuwun bagi yang Iseng-iseng Berhadiah...
“Tadi malam sepanjang jalan saya ke sini karena saya lihat di TikTok. Aku lanjut telepon dia terus dia menelepon kepala saya. Aku lebih tua dari dia tapi dia panggil kamu, ikrar bahwa saya kakaknya, dia adik saya,” ujar Hercules, dikutip Senin (31/8/2026).
Dari situlah Hercules kemudian menyampaikan pesan yang cukup berbeda dari tensi pernyataan sebelumnya. Ia membuka pintu komunikasi dan menyatakan tidak mempermasalahkan jika Habib Bahar datang untuk bertemu dengannya.
“Dengan senang hati aku kasih karpet merah buat Habib. Habib datang dari rumah sampai kantor saya, harus kembali dengan selamat. Dari kantor saya kembalikan ke rumah pun dengan selamat,” ujar Hercules.
Sebelumnya, Habib Bahar bin Smith angkat suara keras setelah kericuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat. Ia memberikan kecaman terhadap siapapun yang terlibat dan telah menyebabkan meninggalnya seorang warga bernama Bambang Setiawan.
Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terbukti terlibat dalam kekerasan tersebut harus bertanggung jawab, termasuk jika pelakunya berasal dari organisasi masyarakat (ormas) maupun kelompok tertentu seperti Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB).
“Pokoknya itu pelaku semua harus itu, harus itu semua. Mau ormas-ormas, mau GRIB. Mau siapapun... Mau pelakunya aparat kek, mau pelakunya ormas kek,” ujar Habib Bahar.
Habib Bahar menilai kematian seorang warga sipil dalam situasi kericuhan tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Karena itu, ia meminta pihak yang bertanggung jawab tidak berlindung di balik identitas organisasi ataupun status tertentu.
Adapun Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya sendiri telah buka suara soal keberadaan Ketua Umumnya, Hercules, di Demo 27 Agustus 2026. Organisasi tersebut menegaskan kehadiran Hercules di lokasi bukan untuk memprovokasi massa atau terlibat dalam bentrokan.
Baca Juga: Jokowi: Banyak Fitnah, Banyak Hinaan, Banyak Cacian Sampai ke Saya
Divisi Hukum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya Wilson Colling mengakui sosok itu memang berada di lokasi kericuhan bersama sejumlah anak buahnya. Menurut Wilson, keberadaannya merupakan bagian dari upaya persuasif untuk memantau situasi dan menjaga kondisi tetap kondusif.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar