Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik, Forum Bisnis Swedia-Indonesia Dibatalkan

        Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik, Forum Bisnis Swedia-Indonesia Dibatalkan Kredit Foto: UNDP Indonesia
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sweden-Indonesia Sustainability Partnership (SISP) Business Forum mengalami penyesuaian agenda menyusul gangguan perjalanan udara akibat aktivitas vulkanik yang terjadi baru-baru ini. Kedutaan Besar Swedia di Jakarta dan Business Sweden mengumumkan sejumlah agenda utama forum tersebut tidak dapat dilaksanakan sesuai rencana.

        Gangguan penerbangan yang masih berlangsung akibat sebaran abu vulkanik membuat Yang Mulia Putri Mahkota Victoria dari Swedia serta Wakil Menteri Kerja Sama Pembangunan Internasional dan Perdagangan Luar Negeri Swedia, Diana Janse, tidak dapat melakukan perjalanan ke Jakarta.

        Kedutaan Besar Swedia di Jakarta dan Business Sweden menyampaikan penyesalan atas perubahan tersebut. Keputusan diambil dengan mempertimbangkan kondisi penerbangan yang terdampak letusan gunung berapi dan sebaran abu vulkanik.

        Meski agenda utama mengalami perubahan, kerja sama bisnis dan dialog antarpemangku kepentingan kedua negara tetap berlanjut. Sejumlah sesi khusus sektor masih akan dilaksanakan dengan mempertemukan pelaku usaha, institusi, serta pemangku kepentingan dari Swedia dan Indonesia.

        Sesi-sesi tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperdalam dialog, berbagi pengetahuan dan pengalaman, memperluas jejaring, serta menjajaki peluang kolaborasi di berbagai sektor prioritas.

        Kedutaan Besar Swedia dan Business Sweden menegaskan bahwa perubahan agenda ini tidak akan memengaruhi kemitraan yang telah terjalin kuat antara Swedia dan Indonesia. Kerja sama melalui platform Sweden-Indonesia Sustainability Partnership atau SISP akan tetap dilanjutkan.

        Kemitraan kedua negara selama ini mencakup berbagai bidang, mulai dari ekonomi, inovasi, hingga pembangunan berkelanjutan. Swedia dan Indonesia juga berkomitmen untuk terus mendorong dialog dan kolaborasi di sejumlah sektor strategis, termasuk teknologi, kesehatan, serta transformasi digital.

        Keterlibatan dunia usaha dan berbagai institusi dari kedua negara diharapkan dapat membuka peluang baru bagi peningkatan perdagangan, investasi, dan inovasi.

        “Terlepas dari situasi yang terjadi, komitmen untuk memperkuat hubungan dan kerja sama antara Swedia dan Indonesia tetap berlanjut,” demikian semangat yang diusung dalam keberlanjutan kemitraan melalui SISP.

        Kedutaan Besar Swedia di Jakarta dan Business Sweden menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan mitra atas pengertian serta fleksibilitas yang diberikan dalam menghadapi situasi tersebut.

        Kedua pihak berharap berbagai upaya untuk memperkuat hubungan Swedia dan Indonesia, khususnya dalam bidang perdagangan, investasi, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan, dapat terus dilanjutkan melalui berbagai agenda kerja sama di masa mendatang.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Sufri Yuliardi

        Bagikan Artikel: