AHY Akui Partai Demokrat Butuh Influencer Seperti Aldi Taher: Sebetulnya Kami Ingin Terus Menyapa...
Kredit Foto: Ist
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengakui partainya perlu merangkul lebih banyak influencer atau pemengaruh untuk memperkuat komunikasi politik dan menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas, terutama generasi muda.
Menurutnya, influencer kini tidak hanya berperan dalam dunia hiburan. Tokoh-tokoh dengan pengaruh besar juga muncul di berbagai bidang sehingga keberadaan mereka dinilai penting dalam menyampaikan gagasan kepada masyarakat.
Baca Juga: PDIP: Prabowo Tinggal Melihat Apakah Ada Sinyal Ketidakpuasan atau Kekecewaan dari AHY
“Sebetulnya kami ingin terus menyapa berbagai kalangan, berbagai komunitas, termasuk generasi muda Indonesia yang jumlahnya semakin besar, bahkan akan mendominasi,” katanya, dikutip Kamis (10/9/2026).
Pernyataan tersebut menunjukkan strategi partai tersebut untuk memperluas basis komunikasi partai dengan tidak hanya mengandalkan jalur politik konvensional.
AHY melihat influencer sebagai pihak yang dapat menjadi salah satu jembatan untuk menyampaikan pandangan serta gagasan politik kepada kelompok masyarakat yang lebih beragam.
Ia juga menilai istilah influencer tidak seharusnya hanya dikaitkan dengan figur yang aktif di dunia entertainment. Menurutnya, hampir setiap bidang profesi memiliki tokoh yang mampu memengaruhi opini dan pandangan masyarakat.
“Influencer itu bukan hanya dari sisi apa ya, yang sifatnya entertainment ya, tetapi justru di setiap profesi itu ada influencer-nya. Di bidang investasi ada influencer-nya, di bidang pertanian misalnya ada influencer-nya, dan lain sebagainya,” ucap dia.
Karena alasan tersebut, partainya membuka ruang lebih besar bagi para influencer untuk bergabung ke dalam partai. AHY melihat kehadiran mereka dapat memberikan warna sekaligus memperkuat kemampuan partai dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Ia pun mengaku bersyukur karena sejumlah influencer telah menunjukkan ketertarikan untuk menjadi bagian dari Demokrat.
“Alhamdulillah cukup banyak di antara mereka yang tertarik bergabung dengan Partai Demokrat,” tutur dia.
Adapun salah satu nama yang telah bergabung dengan partai tersebut adalah Aldi Taher. Bergabungnya figur yang dikenal luas di dunia hiburan sekaligus media sosial tersebut menjadi bagian dari upaya partai merangkul tokoh dengan basis pengikut dan pengaruh yang berbeda dari kader politik pada umumnya.
Selain Aldi Taher, terdapat pula investor saham sekaligus pendiri Stockwise, Andry Hakim. Sejumlah influencer muda lainnya juga disebut bergabung, antara lain Andrian Wijaya, Seiya Kawakami, Daniel Wiguna, dan Adhitya Chandra.
Para kader baru tersebut menerima langsung Kartu Tanda Anggota (KTA) dari AHY. Mereka kemudian tampil mengenakan kemeja biru khas partai tersebut lengkap dengan name tag masing-masing.
Baca Juga: PDIP Soal Pidato AHY: Sinyal Ingin Masuk Radar Cawapres Prabowo di Pilpres 2029
Masuknya sejumlah influencer tersebut memperlihatkan upaya partai itu memperluas kanal komunikasi politiknya. Dengan karakter media sosial yang mampu menjangkau audiens secara cepat dan luas, influencer dapat menjadi salah satu instrumen partai untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat di luar basis pemilih tradisional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: